Sido Muncul Siapkan Langkah Strategis Untuk Genjot Pendapatan
JAKARTA[NuansaJateng] – Manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menigkatkan kinerja, baik upaya meningkatkan penjualan maupun pendapatan ke depan.
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat mengatakan sejumlah agenda strategis itu, di antaranya peningkatan transparansi perusahaan, efisiensi pengadaan melalui sistem monitoring dan inventory adjustment, ekspansi pasar ekspor hingga pembangunan kantor marketing di Filipina, Nigeria, China, India, hingga Saudi Arabia.
Selain itu, Irwan menambahkan, manajemen rencananya akan meningkatan penjualan produk suplemen, hingga kampanye literasi keuangan melalui gerakan menabung saham kepada khalayak dan tentunya karyawan.
Sebelumnya, tutur Irwan, efisiensi dilakukan melalui pengelolaan stok, dari sebelumnya 2–3 bulan menjadi sekitar 21 hari, guna menekan kebutuhan modal kerja tanpa mengorbankan pangsa pasar yang dijaga di kisaran 72%.
Dengan kombinasi restrukturisasi manajemen, efisiensi operasional, dan persiapan suksesi, Sido Muncul berupaya menjaga kesinambungan bisnis di tengah transisi generasi kepemimpinan.
Perseroan juga melakukan efisiensi pengadaan barang (inventory) melalui penerapan sistem internal yang dinamakan Sido Monitoring Activity Real Time (SMART).
Menurut Irwan, dengan adanya sistem tersebut, seluruh proses pengadaan barang dapat dipantau secara langsung dan transparan. Dalam mekanismenya, setiap pengajuan pembelian harus mencantumkan beberapa penawaran harga, sehingga keputusan tetap berada dalam pengawasan. Penerapan sistem ini juga diharapkan mendukung peningkatan profitabilitas perusahaan.
Sementara itu, perseroan juga akan melakukan penyesuaian inventory dengan pengelolaan yang lebih efisien. Di mana, jika sebelumnya periode penyimpanan persediaan mencapai dua hingga tiga bulan, kini periode inventory dipersingkat menjadi sekitar 21 hari.
Irwan menuturkan, perseroan juga bakal memperluas pasar ekspor dalam wujud kantor pemasaran (marketing) di Tiongkok dan India. Saat ini, perseroan telah memiliki kantor pemasaran di Filipina dan Nigeria.
“Produk-produk yang sedang kami siapkan itu nantinya disesuaikan dengan regulasi di negara yang ada,” ujar Irwan kepada pers di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/3)
Irwan menambahkan, perseroan juga akan meningkatan penjualan 82 produk suplemen makanan (food supplement) yang telah dimiliki perseroan sejak 2017.
Upaya menggenjot suplemen makanan ini diwujudkan Sido Muncul dengan rencana peluncuran platform anyar pada April mendatang. Platform tersebut, lanjutnya, akan memuat informasi menyeluruh mengenai suplemen makanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Dengan sejumlah strategi tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih sehat serta dapat menjaga pangsa pasar produk andalan perseroan, Tolak Angin, yang mencapai sebesar 72%.
