Imbas Insiden di Stasiun Bekasi Timur, 198 Penumpang Batalkan Tiket Perjalanan KA

SEMARANG[NuansaJateng] – Insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. Hingga Selasa (28/4) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 198 penumpang membatalkan tiket perjalanan.

Pembatalan terjadi di sejumlah stasiun besar wilayah Daop 4 Semarang, meliputi Stasiun Semarang Poncol 9 penumpang, Stasiun Semarang Tawang 117 penumpang, Stasiun Tegal 30 penumpang, Stasiun Pekalongan 17 penumpang, dan Stasiun Cepu 8 penumpang.

Selain itu, sebanyak 9 perjalanan kereta api juga dibatalkan pada hari yang sama. Pembatalan meliputi KA keberangkatan awal maupun KA yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang.

Untuk keberangkatan awal, KA yang dibatalkan yakni KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang – Gambir, KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen, KA Argo Muria relasi Gambir – Semarang Tawang, serta KA Argo Muria relasi Semarang Tawang – Gambir. Sementara KA melintas yang dibatalkan meliputi KA Gumarang, KA Jayabaya, KA Argo Anjasmoro, serta dua perjalanan KA Argo Bromo Anggrek.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan pelanggan yang melakukan pembatalan tiket akan mendapatkan pengembalian bea secara penuh. Kebijakan ini sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan yang terdampak.

“Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan ketentuan pengembalian bea tiket bagi pelanggan yang terdampak pembatalan kereta api imbas kejadian di Stasiun Bekasi Timur,” ujarnya.

Dia menambahkan, informasi pembatalan telah disampaikan secara aktif kepada pelanggan. Penyampaian dilakukan melalui pesan singkat maupun aplikasi WhatsApp ke nomor pelanggan yang terdaftar.

“Informasi telah kami sampaikan secara langsung kepada pelanggan melalui kanal komunikasi resmi agar dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh pelanggan,” tuturnya.

Luqman menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan gangguan berjalan optimal. Pelayanan kepada pelanggan juga diupayakan tetap terjaga di tengah kondisi tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi,” ujarnya.

Dia memastikan, KAI Daop 4 Semarang akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Hak pelanggan tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *