Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat

Sido Muncul Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis di Semarang

JAKARTA[NuansaJateng] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk memasuki usia ke-75, kembali menggelar operasi katarak gratis untuk 50 pasien, yang berlangsung di Rumah Sakit (RS) Mata Daerah Soepardjo Roestam Semarang, Sabtu (25/4).

Kegiatan itu dilaksanakan Sido Muncul melalui salah satu produk unggulannya, Tolak Angin, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jateng dan RS Mata Daerah Soepardjo Roestam Semarang.

Bantuan diserahkan secara simbolis melalui virtual oleh Direktur Utama  Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat kepada Direktur RS Mata Daerah Soepardjo Roestam, Wahyu Handoyo.

Acara tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam, serta Sekretaris 1 Perdami Jateng Andhika Guna Dharma.

Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat mengatakan kegiatan di Semarang ini merupakan rangkaian kedua pada tahun ini, setelah sebelumnya sukses memfasilitasi penanganan 200 mata di RS Maranatha Bandung.

Inisiatif ini, tutur Irwan, adalah wujud nyata empati korporasi terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan agar kualitas hidup mereka kembali meningkat.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan. Harapannya, bakti sosial operasi katarak gratis ini dapat membantu mengurangi angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya,” ujar Irwan.

Konsistensi Sido Muncul dalam program ini telah terlihat sejak menjalin kerja sama dengan Perdami pada 2011, dengan total pencapaian lebih dari 57.000 mata yang telah dioperasi di seluruh penjuru Indonesia.

Bagi Irwan, keberlangsungan sebuah usaha tidak hanya diukur dari aspek finansial semata, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk operasi bibir sumbing gratis dan bantuan penanganan stunting.

Para pasien yang menjalani operasi katarak gratis di RS Mata Soepardjo Roestam Semarang

”Sebuah usaha bisa sukses dan langgeng kalau bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini cara saya berpromosi sambil membantu. Jadi, saya menggunakan seluruh kemampuan dana Sido Muncul untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat kepada masyarakat,” tutur Irwan.

Selain memberikan bantuan medis, Irwan juga melakukan edukasi untuk menghapus stigma negatif dan ketakutan masyarakat terhadap prosedur meja operasi.

Menurutnya, intervensi medis adalah satu-satunya solusi efektif untuk memulihkan penglihatan dari kekeruhan lensa akibat katarak.

“Kesehatan mata adalah faktor penting penentu kualitas hidup seseorang. Semoga operasi katarak ini tidak menjadi hal yang menakutkan untuk masyarakat, khususnya para penderita katarak, karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi,” ujar Irwan.

Irwan menuturkan, masih tinggi angka penderita katarak di Indonesia. Bahkan jumlah penderita katarak terus bertambah sekitar 1% setiap tahun atau sekitar 280.000 orang, sehingga upaya penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Ini pekerjaan yang tidak akan selesai karena tiap tahun pasti bertambah. Pemerintah sudah masuk lewat BPJS, kami masuk di sela-sela itu,” tuturnya.

Irwan menambahkan, sinergi dengan rumah sakit lokal sangat krusial karena perusahaan membutuhkan infrastruktur medis terstandar untuk tindakan bedah. Katarak, lanjutnya, merupakan penyakit degeneratif yang jumlahnya terus bertambah seiring bertambahnya usia populasi.

“Penglihatan sangat penting. Saya senang sekali bisa berpartisipasi untuk membantu masyarakat yang menderita katarak. Ya, kami berkomitmen terus untuk membantu mereka. Begini cara Sido Muncul untuk membantu mereka,” ujar Irwan.

Irwan juga berharap, para pasien yang sudah menjalani operasi katarak bisa menikmati hidup lebih baik lagi.  “Ya, tentunya saya doakan mereka sehat dan bisa menikmati hidup normal kembali dengan mata yang sudah bisa melihat dengan baik,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *