Sekda Jateng: Pejabat Pemerintah Jangan Antikriti

SEMARANG[NuansaJateng] – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta jajaran di lingkungan pemerintahannya untuk tidak antikritik. Dengan begitu, performa pelayanan publik semakin maksimal.

“Kita harus bersyukur dan berterima kasih ada saran dan kritik,” ujarnya saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) di kantor Setda Jateng, Rabu (7/8).

Di era keterbukaan saat ini, menurutnya, kinerja pemerintah maupun pelayanan publik pemerintah dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh publik, sehingga para aparatur sipil negara (ASN) harus dapat melayani dengan baik, ikhlas, cepat, mudah, dan tuntas.

Sumarno menambahkan, ASN harus memposisikan diri sebagai abdinya masyarakat yang mempunyai kewajiban melayani dengan prima.

Sumarno berharap, dalam kegiatan FKP yang dihadiri perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Jateng dan stakeholder ini, ada masukan maupun kritik dalam kinerja pemerintah, agar semua berjalan sesuai jalur atau tidak terjadi pelanggaran.

Asisten Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jateng, Tri Lindawati menuturkan, penyelenggara pelayanan publik harus melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik.

Menurutnya, layanan pengaduan harus dimiliki dan pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Tri Lindawati menambahkan, penyelenggara pelayanan publik harus menerima setiap pengaduan, meskipun aduan yang disampaikan bukan kewenangannya.

“Ini sebagai bentuk pelayanan yang prima, sehingga apabila ada telepon atau pesan aduan masuk harus diterima, ditanggapi kemudian diinformasikan kepada pihak yang berwenang,” tuturnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *