Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Agustina Siapkan Kejutan 479 Cokelat di Acara Mlaku Bareng

SEMARANG[NuansaJateng] – Menjelang puncak peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang (HJKS), Pemerintah Kota Semarang tengah bersiap menggelar pesta rakyat bertajuk Mlaku Bareng.

Kegiatan jalan sehat massal ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (3/5) di kawasan ikonik Lapangan Pancasila, Simpang Lima.

​Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan acara ini dirancang bukan sekadar olahraga rutin, melainkan ruang interaksi hangat antara pemerintah dan masyarakat.

Sebanyak lebih dari 10.000 warga ditargetkan akan memadati pusat kota untuk merayakan hari jadi ke-479 dengan penuh keceriaan.

​”Selain mengajak warga untuk hidup sehat, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana. Ada 479 cokelat yang akan kami bagikan langsung kepada warga sebagai simbol ulang tahun Kota Semarang ke-479,” ujar Agustina, Jumat (1/5).

​Hal unik dalam Mlaku Bareng tahun ini adalah aksi langsung Wali Kota bersama jajaran Pemkot Semarang yang akan membagikan ratusan cokelat tersebut di sepanjang rute perjalanan.

Momen ini diharapkan mempererat kedekatan emosional antara pemimpin dan warga Kota Atlas.

​Untuk memanjakan peserta, panitia telah menyiapkan 10.000 kupon doorprize yang bisa didapatkan di titik-titik strategis sepanjang rute.

Rangkaian acara akan dimulai dengan senam bersama, doa, hingga prosesi pelepasan peserta (flag off) tepat pada pukul 07.05 WIB.

​Pemkot Semarang memastikan kenyamanan warga dengan menyediakan water station, dukungan pengamanan ketat, serta titik pelayanan medis di sepanjang jalur pusat kota.

Agustina menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian tak terpisahkan dari Semarang Night Festival yang digelar pada 2–3 Mei 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

​“Setelah mlaku bareng, masyarakat bisa melanjutkan kebersamaan dengan menikmati berbagai hiburan, festival UMKM, hingga pertunjukan budaya yang telah kami siapkan,” tuturnya.

​Mengingat skala massa yang besar, Pemkot Semarang telah berkoordinasi terkait pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Warga dihimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama acara berlangsung.

​”Ini bukan sekadar jalan santai, tetapi perayaan kebersamaan. Mari kita ramaikan dengan penuh semangat, tertib, dan gembira,” ujar Agustina. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *