Putri Puan Maharani Ikut Ramaikan Bursa Ketua DPD PDIP Jateng

SEMARANG[NuansaJateng] – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk menggantikan Bambang Wuryanto ( Bambang Pacul) mulai dipenuhi sejumlah nama populer.

Tak hanya dari kalangan senior, sosok muda seperti putri sulung Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau Pinka Haprani juga ikut diperhitungkan.

Pinka merupakan Politisi muda yang juga cucu Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu kini duduk sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029, setelah terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV Jawa Tengah yang meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto, membenarkan nama Pinka masuk dalam penjaringan bersama sejumlah tokoh lain.

Selain Pinka, ada pula nama mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, serta Plt Ketua DPD FX Hadi Rudyatmo.

“Ada Mbak Pinkan, Pak Rudi, saya sendiri, Pak Baginda, Bu Agustina. Banyak nanti akan sudah psikotes ini. Pak Andika juga ada, Mas Hendi ada,” ungkapnya, Kamis (11/9).

Menurutnya, kemunculan nama-nama tersebut berawal dari proses penjaringan yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP se-Jawa Tengah yang dilakukan di 576 kecamatan pada 35 kabupaten/kota.

“Ini dalam proses penjaringan di 576 kecamatan dan 35 Kabupaten Kota. Mereka mengusulkan kalau di tingkat kecamatan namanya pengurus anak cabang itu mengusulkan dua nama. Kemudian di tingkat di PC menambahi tiga nama,” tuturnya.

Dia juga menekankan salah satu syarat calon Ketua DPD Jateng adalah telah menjadi kader minimal tujuh tahun.

Semua nama hasil penjaringan nantinya akan diserahkan ke DPP PDIP sebelum diputuskan oleh Ketua Umum.

“Itu nama-nama itu diserahkan ke DPP nanti akan diputuskan di sana. Itu urusan ketua umum. Kita hanya menerima,” ujarnya.

Meski dinamika politik di internal partai cukup hangat, Sumanto menambahkan, seluruh kader siap menerima keputusan akhir dari DPP.

“(Pemilihan) Paling lambat Desember. Siapa yang ditunjuk jadi ketua, kita siap menerima,” tuturnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *