Tolak Angin dan Kuku Bima Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk 100 Pasien di Cirebon

JAKARTA[NuansaJateng] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk unggulannya, Tolak Angin dan Kuku Bima kembali membuktikan komitmennya di bidang kesehatan dengan mengurangi angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.

Kali ini, Tolak Angin dan Kuku Bima bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat dan Rumah Sakit UniMedika Sumber Waras Cirebon menggelar operasi katarak gratis untuk 100 penderita katarak di wilayah Cirebon dan sekitarnya,  Rabu (24/6).

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat kepada Direktur  RS UniMedika Sumber Waras Cirebon dr H Budi S Soenjaya MM disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKes.

Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat mengatakan program operasi katarak gratis merupakan bagian dari komitmen sosial Sido Muncul melalui produk Tolak Angin dan Kuku Bima. Program tersebut telah berjalan sejak 2011 dan hingga saat ini telah membantu lebih dari 57.000 mata melalui operasi katarak gratis.

“Tahun lalu, kami sudah mengoperasi sebanyak 1.050 penderita katarak. Tahun ini sudah 475 mata mendapatkan operasi katarak gratis.  Tolak Angin dan Kuku Bima akan terus konsisten melakukan operasi katarak gratis, apalagi penderita katarak di Indonesia masih mencapai puluhan hingga ratusan ribu,” ujar Irwan.

Selain itu, Sido Muncul juga aktif menjalankan program sosial lainnya seperti operasi bibir sumbing dan penanganan stunting.

Menurutnya, tingginya jumlah penderita katarak di masyarakat menyebabkan antrean operasi yang cukup panjang. Karena itu, dia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mengurangi jumlah pasien yang menunggu penanganan medis, khususnya di Kabupaten Cirebon.

“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan operasi katarak gratis dan membantu masyarakat melalui berbagai program sosial perusahaan,” tutur Irwan.

Irwan juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, termasuk PERDAMI, pemerintah daerah, rumah sakit penyelenggara, serta para tenaga medis yang telah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat saat menyerahkan bantuan secara virtual untuk operasi katarak gratis di RS UniMedika Sumber Waras Cirebon

Dia berharap seluruh pasien yang menjalani operasi dapat kembali memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik sehingga dapat beraktivitas dengan nyaman. Bahkan mendoakan kesehatan dan kesembuhan bagi seluruh peserta yang mengikuti program operasi katarak gratis tersebut.

“Kami berharap para pasien dapat kembali melihat dengan baik setelah operasi dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Dengan adanya bakti sosial operasi katarak gratis ini dapat membantu mengurangi angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.

Irwan menambahkan, keberlanjutan usaha tidak semata-mata diukur dari besarnya bisnis, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Sebuah usaha bisa sukses dan langgeng kalau bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini cara saya berpromosi sambil membantu. Jadi, saya menggunakan seluruh kemampuan dana Tolak Angin dan Kuku Bima untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat kepada masyarakat. Dana yang digunakan pun bukan hanya dari anggaran CSR, tetapi juga dari anggaran iklan,” tutur Irwan.

Irwan berkomitmen kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini akan terus dilakukan karena ini penyakit degeneratif.

“Bagi kami, kegiatan seperti ini adalah kesempatan untuk berbuat kebaikan. Banyak orang sakit tanpa kemampuan finansial, inilah saatnya kita membantu,” ujar Irwan.

Dia berharap para penderita katarak tidak memiliki kekhawatiran dan persepsi negatif mengenai operasi katarak, agar katarak pada mata mereka dapat segera tertangani.

“Kesehatan mata adalah faktor penting penentu kualitas hidup seseorang. Semoga operasi katarak ini tidak menjadi hal yang menakutkan untuk para penderita katarak. Karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi,” tutur Irwan.

Selain operasi katarak gratis, Sido Muncul pada kurun 2018-2026 telah menggelar operasi gratis bibir sumbing sebanyak 774 pasien dan  kurun 2022-2026, Sido Muncul juga telah membantu anak suspect stunting sebanyak 1.281 anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni mengapresiasi kegiatan baksos operasi katarak gratis yang dilakukan Tolak Angin & Kuku Bima, Perdami serta RS UniMedika Sumber Waras Cirebon.

“Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut dan jumlah penderita katarak makin berkurang,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *