Polda Jateng Cek Jalan dan Jembatan, Antisipasi Kerawanan Arus Nataru

SEMARANG[NuansaJateng] – Polda Jateng bersama Korlantas Polri dan sejumlah instansi terkait mulai memetakan potensi kerawanan infrastruktur jalan dan jembatan menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Penelitian terpadu tersebut menyasar sejumlah ruas jalan tol dan arteri di Jawa Tengah. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur sekaligus mengantisipasi potensi kecelakaan dan kemacetan saat mobilitas masyarakat meningkat pada libur akhir tahun.

Tim gabungan melaksanakan penelitian di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (5/11). Ketua Tim Penelitian Terpadu Kombes Pol Valentinus Asmoro SIK MHum memimpin langsung kegiatan bersama tim Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Aldian, SIK MH serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Jasa Raharja, BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta, BPTD Kelas I Jawa Tengah, pemerintah daerah, pengelola jalan tol, dan jajaran Satlantas Polres.

Dalam penelitian tersebut, tim gabungan memeriksa berbagai aspek infrastruktur, mulai dari kondisi fisik jalan dan jembatan, kualitas permukaan jalan, kelengkapan rambu dan marka, penerangan jalan, hingga sistem drainase.

Petugas juga mengidentifikasi sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan. Lokasi tersebut meliputi titik rawan kecelakaan, kawasan rawan kemacetan, jalur wisata, akses menuju tempat ibadah, gerbang tol, rest area, hingga jalur penghubung antarkabupaten dan antarkota.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Aldian mengatakan Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam jaringan transportasi nasional. Wilayah ini menjadi jalur utama pergerakan masyarakat dan distribusi barang dari kawasan barat menuju timur Pulau Jawa maupun sebaliknya.

Kondisi tersebut membuat kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Aldian, pengelola jalan dan instansi terkait tidak cukup hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas. Mereka juga harus menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan dengan mengantisipasi berbagai potensi kerawanan sejak dini.

“Penelitian terpadu ini jangan sampai berhenti pada kegiatan survei dan pendataan semata. Setiap temuan harus menghasilkan rekomendasi yang jelas, memiliki skala prioritas, penanggung jawab, serta target penyelesaian yang terukur. Dengan demikian, potensi permasalahan yang dapat mengganggu kelancaran dan keselamatan lalu lintas bisa diantisipasi sebelum memasuki puncak arus Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Aldian juga menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan. Selain itu, instansi terkait perlu memastikan seluruh perlengkapan jalan berfungsi dengan baik.

Tim gabungan juga perlu menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di sejumlah titik strategis.

Tidak hanya itu, kesiapan sarana penanganan keadaan darurat juga menjadi perhatian. Kendaraan derek, ambulans, serta sarana komunikasi harus tersedia dan berfungsi optimal.

Aldian menegaskan, keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru membutuhkan koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Setiap persoalan harus mendapatkan tindak lanjut secara terpadu sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing instansi. Dengan begitu, seluruh unsur dapat memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Setelah melakukan penelitian, kegiatan berlanjut dengan diskusi dan pemaparan dari sejumlah dinas serta instansi terkait bersama tim Korlantas Polri.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng kemudian menutup kegiatan dengan pembulatan hasil penelitian dan memberikan arahan terkait tindak lanjut temuan di lapangan.

Melalui penelitian terpadu ini, Polda Jateng berharap seluruh potensi kerawanan jalur transportasi dapat teridentifikasi lebih awal dan segera mendapatkan penanganan konkret.

Dengan infrastruktur memadai, perbaikan jalur tepat sasaran, serta kesiapan seluruh instansi terkait, perjalanan selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *