Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Menurun 40%

JEPARA[NuansaJateng] – Kunjungan wisatawan di kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara mengalami penurunan hingga 40% pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Petinggi Desa Karimunjawa, Arif Setiawan mengatakan dalam sepekan terakhir wisatawan yang masuk kurang lebih hanya 2.000 wisatawan.

Berdasarkan catatan keberangkatan tiga kapal dari Pelabuhan Kartini Jepara, dalam tiga hari terakhir hanya ada 2.082 penumpang menuju ke Karimunjawa.

“Penurunanya drastis. Perkiraan 40% penurunannya. Ini juga masih normal, tidak seramai tahun lalu,”  ujar Arif, Jumat (27/12).

Padahal, lanjutnya, biasanya mendekati momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), dalam waktu sepekan kunjungan wisatawan lebih dari 4.000 orang.

Bahkan, kapal yang biasanya berlayar pulang pergi (PP), tahun ini hanya berangkat sekali.

“Biasanya kapal PP. Hitungannya sudah pasti lebih banyak. Tapi sekarang tidak. Karena cuaca buruk, kapal tidak bisa berangkat,” tutur mantan Ketua Paguyuban Biro Wisata Karimunjawa (PBWK) itu.

Arif menambahkan, musim barat tahun ini datang lebih awal hingga mengakibatkan sejak awal Desember ini kapal sering tidak berangkat akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Menurutnya, situasi itu mempengaruhi calon wisatawan berpikir ulang untuk berangkat ke Karimunjawa.

Sepinya wisatawan itu berimbas pada tingkat keterisian homestay atau hotel Arif menyebut saat ini masih banyak penginapan yang kosong.

“Untuk tahun baru saja, pemesanan dari calon wisatawan kurang dari 100 orang,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, wisatawan yang sudah datang ke Karimunjawa campur dari lokal maupun mancanegara.

Kendati cuaca tak begitu baik, para wisatawan masih bisa menikmati obyek-obyek di laut.

“Obyek wisata laut aman. Tidak masalah. Karena sebagian besar masih berada di dekat gunung atau pulau. Untuk snorkling juga aman,” tuturnya.  (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *