Bandara Jenderal A Yani Semarang Buka Rute Baru Semarang-Sampit
SEMARANG[NuansaJateng] – Bandara Jenderaal Ahmad Yani Semarang resmi melayani rute penerbangan baru yang dioperasikan oleh maskapai Nam Air anak grup Sriwijaya Air untuk rute Semarang-Sampit (PP).
Rute Semarang-Sampit melayani penumpang dengan jadwal penerbangan sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu menggunakan pesawat Boeing type 737-500.
Untuk Rute Semarang-Sampit terbang pada pukul 09.30 WIB, kemudian untuk rute Sampit- Semarang terbang pada pukul 11.30 WIB.
Inaugural Flight Seremonial pembukaan rute penerbangan baru Semarang – Sampit (PP) oleh Maskapai Nam Air ini dilaksanakan di Gate 1A Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dengan pengalungan Kain Selendang Batik kepada tiga penumpang pertama yang berangkat dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju Sampit pada pukul 09.00 WIB menjelang waktu keberangkatan (boarding).
General Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada mengatakan dengan adanya rute penerbangan baru dari Semarang menuju Sampit (PP) dapat menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat yang menginginkan dibukanya rute Semarang-Sampit.
“Harapan kami selaku Manajemen Bandara, dengan adanya rute baru ini semakin membawa dampak Multiplier Effect Economy yang signifikan, baik bagi kota Semarang maupun kota Sampit,” ujarnya, Sabtu (9/11).
Fajar Purwawidada menambahkan, pihaknya intens bersinergi serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk dapat terus menambah pilihan rute-rute favorit dari dan menuju Semarang.
“Alhamdulillah terhitung sejak Sabtu 9 November 2024, Maskapai Nam Air telah mengoperasikan rute Semarang – Sampit, dan saya kira menjadi harapan kita semua dengan adanya rute penerbangan baru ini dapat menambah jumlah kunjungan penumpang, pelaku bisnis maupun wisatawan di kota Semarang,” tuturnya.
Fajar optimistis dengan berjalannya waktu akan semakin banyak rute-rute penerbangan baru dan bervariasi, yang akan beroperasi di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
