Bunga dan Dialog Humanis Polwan Polda Jateng Warnai Aksi May Day
SEMARANG[NuansaJateng] – Di tengah berlangsungnya aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai interaksi antara aparat Kepolisian dan para peserta aksi, Jumat (1/5) Sore.
Momen tersebut terlihat saat tim negosiator dari Polda Jawa Tengah, khususnya para srikandi Polri, hadir di tengah massa buruh, elemen mahasiswa dan masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan persuasif. Tidak hanya menjalankan tugas pengawalan, para polwan ini juga aktif membangun komunikasi dengan para peserta aksi.
Dengan senyum ramah, para polwan negosiator tampak mendengarkan aspirasi yang disampaikan buruh, sekaligus menjalin dialog ringan yang mencairkan suasana. Bahkan, sebagai bentuk empati terhadap perjuangan kaum buruh, mereka turut membagikan bunga kepada peserta aksi.
Gestur sederhana tersebut mendapat respons positif dari para buruh. Sejumlah peserta aksi terlihat menyambut hangat, berbincang santai, hingga mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama.
Kehangatan interaksi ini menjadi gambaran bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, tertib, dan bermartabat. Pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian juga memperkuat kepercayaan serta membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka antara masyarakat dan Polri.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan humanis menjadi prioritas dalam setiap pengawalan kegiatan masyarakat, termasuk dalam momentum May Day.
“Salah satu tugas Tim Polwan Negosiator adalah membangun komunikasi yang baik dengan elemen buruh yang melakukan unjuk rasa. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib dan damai,” ujarnya.
Menurutnya, interaksi yang terjalin di lapangan merupakan cerminan komitmen Polri dalam mengedepankan pelayanan yang empatik dan menghargai setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.
“Dengan menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kebersamaan, diharapkan peringatan May Day di Jawa Tengah dapat berlangsung dengan aman dan bermartabat, sehingga mencerminkan sinergi positif antara aparat dan masyarakat,” tuturnya. (rs)
