Unwahas Bangun Pendidikan Global, Sambut Mahasiswa Asing 7 Negara

SEMARANG[NuansaJateng] – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali menegaskan posisinya sebagai kampus berwawasan internasional melalui acara penyambutan mahasiswa asing 2025 bertajuk “Unyti in Diversity: Embracing Global Friendship at Unwahas.”

Acara ini menandai langkah nyata Unwahas dalam memperkuat hubungan lintas budaya dan pengalaman pendidikan global bagi seluruh mahasiswa.

“Tahun ini kami kedatangan mahasiswa dari Ghana, Afrika, sehingga total ada 14 negara asal mahasiswa asing di Unwahas,” ujar Rektor Unwahas Prof Helmy Purwanto.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa lintas benua menjadi bukti nyata bahwa Unwahas dipercaya dunia internasional sebagai kampus yang mampu menghadirkan pendidikan dan Gaya Hidup ilmiah terbuka terhadap keberagaman.

Acara yang diikuti mahasiswa asing dari 7 negara itu, menampilkan beragam budaya dan memperkuat semangat Unity in Diversity.

Turut hadir selain Rektor Prof Dr Ir H Helmy Purwanto ST MT IPM, juga Bendahara Umum Yayasan Wahid Hasyim (YWHS) Dr H Nor Hadi SE MSi Akt CA, jajaran pimpinan, para Dekan, mahasiswa lokal, dan mahasiswa asing.

Hadir pula tamu internasional, DrJagdish Singh Dhillon dari India dan Mr Kofi Incoom Enchill, Ghana, memperkaya multikultural dan kolaboratif dalam pendidikan.

Acara penyambutan juga menampilkan kesenian rebana dan pencak silat sebagai identitas budaya lokal kampus.

“Ernest Baiden dari Ghana juga menjadi perwakilan mahasiswa asing dalam memberikan sambutan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang hangat Unwahas. Tentunya harapan kami semua mahasiswa betah belajar dan tinggal di tempat kami,” tutur Prof Helmy.

Unity in Diversity menunjukkan Gaya Hidup akademik di Unwahas tidak hanya menekankan ilmu, tetapi adapula penghargaan terhadap seni dan budaya.

Unwahas kini juga menyediakan asrama mahasiswa dan pondok pesantren yang dimanfaatkan sebagai tempat tinggal mahasiswa asing.

“Kami memiliki 75 mahasiswa asing aktif dari 14 negara membaur dengan mahasiswa lokal,” ujar Rektor.

Fasilitas sekaligus mendukung Gaya Hidup mahasiswa yang seimbang antara akademik, spiritual, dan interaksi sosial lintas budaya.

Rektor menambahkan, penyambutan mahasiswa asing tidak sekadar acara formal, melainkan implementasi nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang menekankan moderasi, toleransi, dan harmoni dalam keberagaman.

Bendahara Umum YWHS Dr. Nor Hadi menuturkan, komitmen yayasan untuk terus meningkatkan fasilitas kampus.

“Kami sedang merencanakan pembangunan GOR, Rumah Sakit, dan Masjid di Kampus 2 agar mahasiswa, termasuk mahasiswa asing, mendapatkan fasilitas terbaik,” ujarnya.

Hal tersebut memperkuat Gaya Hidup mahasiswa yang nyaman dan mendukung pembelajaran internasional.

Kegiatan seremonial juga meliputi penyerahan mahasiswa asing kepada para Dekan sebagai simbol dimulainya proses akademik.

Bagian paling menarik adalah penampilan budaya dari masing-masing negara, mulai tarian Afghanistan, nyanyian Vietnam, hingga tari tradisional Ghana

Mahasiswa lokal pun menampilkan budaya Nusantara melalui tari barongan dan geol denok yang memeriahkan suasana.

Momen itu sukses menunjukkan Gaya Hidup kampus yang kaya pengalaman budaya, mendorong pemahaman lintas negara dan persaudaraan global.

Unwahas sebagai perguruan tinggi berbasis Aswaja memperluas kerja sama internasional melalui program student exchange, international internship, joint research, dan international class program.

“Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman lintas budaya yang memperkaya wawasan dan karakter,” ujar Rektor dalam penutup acara.

Strategi ini menguatkan posisi Unwahas kampus yang mendidik sekaligus membentuk Gaya Hidup global yang kolaboratif.

Dengan semangat Unity in Diversity, Unwahas menegaskan visinya ke World Class University, menumbuhkan persatuan, keberagaman, dan membentuk generasi yang mampu bersaing di kancah internasional.

Kombinasi tradisi budaya, ilmu pengetahuan modern, dan pembinaan karakter kampus menjadi contoh nyata pendidikan melahirkan harmoni lintas budaya berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *