Sido Muncul Kembali Beri Bantuan Untuk 170 Anak Suspect Stunting di Bogor
BOGOR[NuansaJateng] –  PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menyalurkan bantuan dalam penanganan kasus stunting. Kali ini, Sido Muncul memberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp255 juta untuk 170 anak suspect stunting di Kabupaten Bogor.
Bantuan secara simbolis diserahkan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk DR (HC) Irwan Hidayat kepada Direktur Rumah Sakit Permata Jonggol dr Sri Handayani, didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr Fusia Meidiawaty mewakili Bupati Bogor Rudi Susmanto, di RS Permata Jonggol, Sabtu (15/3).
Jumlah anak stunting sebanyak itu, berasal dari 15 Desa meliputi Desa Sirnagalih 14 anak, Weninggalih 12 anak, Bendungan 19 anak, Sukagalih 37 anak, Balekambang 15 anak, Cibodas 3 anak, Sukanegara 26 anak, Sukajaya 29 anak, Jonggol 2 anak, Singajaya 6 anak, Singasari 1 anak, Sukamaju 1 anak, Sukamanah 2 anak, dan Sukasirna 3 anak dan Sukasirna 3 anak.
“Kami membantu anak-anak stunting yang ada di wilayah Jonggol, bantuannya nanti kami akan berikan selama lima bulan mulai April sampai Agustus 2025,” ujar Irwan,
Irwan menambahkan, masing-masing anak akan menerima Rp500.000 per bulan. Bantuan tersebut diberikan bantuan langsung kepada para orangtua. Selama itu, orang tua harus memberikan laporan kepada Sido Muncul mengenai perkembangan berat badan dan kesehatan anak-anak suspect stunting.
“Setiap bulannya, kami kirim bantuan dan orang tua harus memberi laporan kepada kami. Ada kemajuan atau tidak, bagaimana berat badan dan kesehatannya,” tutur Irwan.
Langkah itu dilakukan dalam mendukung tumbuh kembangnya anak dan mengatasi masalah stunting di Indonesia. Seperti diketahui, stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
Untuk mendukung tumbuh kembang anak, orang tua perlu memberikan asupan makanan bernutrisi dan memperhatikan kesehatan pencernaannya agar nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dapat diserap dengan baik.
Penanganan stunting menjadi sangat penting karena berkaitan dengan kualitas SDM dan masa depan bangsa.
Menurut Irwan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan penyelarasan program CSR dari Sido Muncul dengan pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan angka prevalensi stunting.
“Ini sudah ke delapan kalinya kami memberikan bantuan untuk anak stunting dari sebelumnya di Kota Bandung. Total yang telah kami bantu 744 anak,” ujar Irwan.
Irwan berharap melalui bantuan ini angka penderita stunting di Indonesia dapat segera turun, sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan bebas stunting.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Permata Jonggol dr Sri Handayani mengapresiasi Sido Muncul yang sudah memberikan bantuan pada 170 anak penderita stunting di Kecamatan Jonggol.
“Semoga niat baik Sido Muncul dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima bantuan dan angka stunting di Kabupaten terus berkurang,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr Fusia Meidiawaty, mewakili Bupati Bogor Rudi Susmanto juga mengapresiasi RS Pertama Jonggol dan Sido Muncul yang telah membantu peran pemerintah dalam penurunan angka stunting.
Nurhasanah, ibu dari Arsyilla Faranisa (3) menuturkan, keluhan anaknya yang mengalami keterlambatan jalan. Wanita 26 tahun ini terus memeriksakan anaknya di puskesmas terdekat.
“Dengan adanya bantuan dari Sido Muncul, saya sangat berterima kasih. Bantuan yang kami terima akan diberikan makanan, vitamin dan susu untuk kebutuhan anak saya,” ujar Nurhasanah.
Di juga berharap dengan bantuan ini, putrinya dapat kembali sehat, lancar jalannya dan terpenuhi gizi.
