Prof Sri Sumartiningsih Raih Penghargaan Kepemimpinan Internasional
VIETNAM[NuansaJateng] – Prof Sri Sumartiningsih dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali membuktikan kiprahnya di kancah global.
Dia berhasil meraih Outstanding Academic and Research Leadership in Sports and Physical Education Award pada ajang International Eminence Awards 2025 di Hanoi, Vietnam, Sabtu (29/11).
International Association of Physical Education and Sports (IAPES) Inc menganugerahkan penghargaan tersebut kepada Prof Sumartiningsih karena kontribusinya yang konsisten dalam pengembangan akademik, riset berpengaruh, serta kepemimpinan yang menggerakkan kemajuan pendidikan jasmani dan ilmu keolahragaan di tingkat regional hingga internasional.
Karya akademisnya memadukan riset berbasis bukti, inovasi transdisipliner, dan keterlibatan masyarakat yang sejalan dengan agenda kesehatan global dan pembangunan berkelanjutan.
Penghargaan ini menjadi salah satu agenda utama pada International Conference on Physical Education and Sports Science (ICPESS) 2025, yang berlangsung 25–29 November 2025.
Konferensi tersebut mengangkat tema “Innovating Physical Education and Sports Science for Global Health and Sustainability” serta menghadirkan akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara.
Beragam sesi berlangsung, mulai dari keynote, diskusi pleno, presentasi ilmiah, hingga benchmarking institusional termasuk kunjungan ke Brighton College Vietnam.
Presiden IAPES, Prof Jesus D Argarin menyampaikan apresiasi atas dedikasi Prof Sumartiningsih.
Menurutnya, kiprah akademisi Unnes itu tidak hanya membentuk kualitas pendidikan, tetapi juga memengaruhi kebijakan dan memberdayakan komunitas melalui olahraga dan ilmu gerak.
Prestasi ini kian menegaskan posisi Unnes sebagai pusat keunggulan pendidikan jasmani dan kesehatan di Indonesia, sekaligus memperkuat peran akademisi tanah air dalam wacana global.
Prof Sumartiningsih menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi milik mahasiswa, rekan sejawat, dan institusi yang terus bergerak bersama melalui kolaborasi dan visi yang sama,” ujarnya. (rs)
