Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan Akan Evaluasi Jumlah Penerima PBI

SEMARANG[NuansaJateng] – Polemik soal penghentian segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) bakal menemukan hasil terbaik dengan jalan tengah.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat dinonaktifkan akan diaktifkan kembali secara otomatis dalam waktu 3 bulan.

Menurutnya, masa reaktivasi tersebut berlaku selama tiga bulan sambil dilakukan pemutakhiran dan verifikasi data peserta. Jumlah peserta yang akan direaktivasi masih dalam tahap rekonsiliasi akhir.

“Angkanya yang kami lihat kemarin sedang direkonsiliasi terakhir ada kisaran 110-120 ribuan.Jadi, enggak usah datang ke mana-mana akan otomatis aktif kembali,” ujarnya di RSUP Kariadi Semarang, Selasa (10/2).

Budi menambahkan, bahwa evaluasi data penerima PBI tetap dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan digunakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan.

“Kalau yang bersangkutan punya kartu kredit limitnya Rp 25.000.000 ya enggak cocok dapat PBI,” tuturnya.

Menkes memastikan pasien dengan penyakit serius dan membutuhkan terapi berkelanjutan akan tetap memperolehyanan tanpa hambatan, termasuk pasien cuci darah dan kemoterapi.

“Penyakit yang kalau layanannya dihentikan bisa meninggal itu otomatis direhabilitasi dari pusat,” ujarnya.

Sementara BPJS Kesehatan diberi waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak perubahan status kepesertaan agar proses transisi berjalan lancar.

“Jadi ada waktu lah untuk mengkomunikasikan, mensosialisasikan dengan masyarakat yang berpindah dari PBI,” ujarnya.

Untuk itu, Budi juga meminta rumah sakit tidak perlu khawatir dalam melayani pasien PBI, meskipun status kepesertaan sempat dinonaktifkan.  (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *