Kejurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda Cup 2025 Bakal Diramaikan Ratusan Petenis Muda

SEMARANG[NuansaJateng] –  Ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis “Tugu Muda Cup 2025” untuk kategori usia junior bakal diramaikan ratusan petenis muda di bawah usia 18 tahun dari berbagai daerah.

Ketua Panitia  KejurnasTen uis Junior Piala Tugu Muda Cup 2025 Prof Dr H Masrukhi mengatakan kejuaraan akan digelar di Kota Semarang, pada 13-19 Oktober 2025.

“Hingga saat ini jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 284 orang dan akan terus bertambah karena pendaftaran ditutup 10 Oktober mendatang. Target kami 400 peserta,” ujarnya dalam konferensi pers di Ruang Rapat GKB 3 Lantai 9 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Selasa (7/10).

Prof Masrikhi yang juga Rektor Unimus menambahkan, penyelenggaraan Kujurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda Cup 2025 melibatkan kolaborasi Pelti Jateng, KONI Jateng, Unimus, Universita Negeri Semearang (Unnes), dan Universitas Diponegoro (Undip) serta dukungan sponsor di antaranya dari Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia, Bank Jateng Syariah, Dunlop, Sido Muncul, Samarinda Art Studio, dan Trihasta Sejahtera.

“Para juara mendapatkan hadiah peralatan olahraga. Tidak berupa uang karena sesuai ketentuan pembinaan atlet muda dilarang memberikan hadiah uang,” tuturnya.

Namun demikian, pihak sponsor Bank Mandiri akan memberikan hadiah uang kepada para pemenang I, II, dan III dalam bentuk tabungan dengan total senilai Rp75 juta.

Dia memastikan turnamen Kejurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda 2025 digelar dengan standar internasional yakni lapangan, seluruh wasit memiliki lisensi resmi dari Pelti dan setiap venue disiapkan tim medis dari Rumah Sakit Unimus serta Rumah Sakit Gigi Mulut Pendidikan.

“Kami menerapkan protokol kesehatan ketat kepada para atlet yang bertanding untuk menjamin keselamatan,” ujarnya.

Untuk pertandingan menggunakan lima lokasi lapangan tenis di Kota Semarang meliputi Lapangan Tenis Tri Lomba Juang, Lapangan Tenis Unimus, Lapangan Tenis Universitas Negeri Semarang, Lapangan Tenis Jatidiri, dan Lapangan Tenis Tambora.

“Total ada 19 lapangan yang siap digunakan. Dengan jumlah ini, pertandingan bisa berlangsung lebih efisien tanpa harus sampai malam seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Masrukhi yang juga Ketua Dewan Penasihat Pelti Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Pelti Jawa Tengah, Samarinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan sponsor atas dukungan yang membuat turnamen Piala Tugu Muda kembali terlaksana.

“Turnamen Piala Tugu Muda dulunya ikon tenis anak-anak di Semarang. Berhenti cukup lama, kami sepakat untuk menghidupkannya kembali ,” tuturnya.

Menurutnya, Piala Tugu Muda Cup merupakan momentum kebangkitan tenis Jawa Tengah, untuk melahirkan atlet tenis hebat di Indonesia.

“Nantinya akan dijadikan agenda tahunan. Berharap turnamen ini bisa naik level menjadi kejuaraan internasional,” ujarnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *