Drs Soedharto MA Terpilih Kembali Sebagai Ketua IPPK Jateng Periode 2025-2030
SEMARANG[NuansaJateng] – Mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah Drs Sudharto MA kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Perkumpulan Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Provinsi Jawa Tengah periode 2025-2030
Koordinator Bagian Humas Pengurus IPPK Jateng Drs Joharnoto MM Par mengatakan pemilihan pengurus berlangsung dalam forum Musyawarah Provinsi (Musprov) IPPK Jateng di Gedung Kartini, Balai Besar PMP (BBPMP), Srondol, Semarang, Selasa (21/1).
“Musprov IPPK Jateng yang diikuti 32 delegasi atau utusan dari dari 35 pengurus IPPK Kabupaten/Kota se-Jateng berlangsung lancar, pemilihan ketua pengurus ditempuh melalui sistim formatur,” ujar Joharnoto di Semarang, Kamis (23/1)
Menurutnya, formatur Musprov berjumlah 11 orang, terdiri dari Unsur Pengrus Pusat, Ali Murwani (Ketua Umum), unsur Pengurus Provinsi, Gatot Bambang Hastowo, Nur Hadi Amiyanto, H Soekasdi, dan Teguh Winarno serta Unsur Pengurus IPPK Kabupaten/Kota dari enam Wilayah Eks Karesidenan yang ada di Jateng.
Mereka itu, lanjutnya, Ahmad Rifa’i ( Kendal ) Darto Pujo S (Pati), Djoko Soetrisno (Klaten), Mustangin (Wonosobo), Tarsun (Banyumas) dan
Sumartono (Kabupatenn Pekalongan). Tim formatur sepakat menetapkan Drs Sudharto MA untuk memimpin kembali IPPK Jateng untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Dia menambahkan, IPPK merupakan organisasi berskala nasional dan ber-Badan Hukum AHU Kemenkumham RI, didirikan pada 29 Juli 1974. Kepengurusan IPPK di Jawa Tengah, tidak sebatas ada di tingkat Provinsi dan
Kabupaten/Kota saja, namun telah sampai tingkat Kecamatan.
Pada setiap tingkatan kepengurusan, tutur Joharnoto, organisasi digerakkan oleh figur-figur yang sebelumnya berprofesi atau berkarier sebagai pendidik dan tenaga kependidikan yang sarat dengan aktifitas pada zamannya. Ada yang aktif di organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Pramuka atau kepanduan dan sebagainya.
“Selepas dari masa kedinasan mereka langsung bergabung ke IPPK dan berkontribusi kepada organisasi dengan didukung oleh kepala daerah dan kantor dinas yang pernah menjadi tempatnya bekerja,” tutur Joharnoto.
Ketua Pengurus IPPK Jateng yang baru saja terpilih sebagai Ketua Sudharto mengatakan berkat kegigihan dan loyalitas para pengurus IPPK yang memiliki banyak pengalaman itu menjadikan IPPK Jateng hingga kini semakin eksis, bahkan di Jawa Tengah IPPK tumbuh pesat atau ngremboko
Sudharto yang pernah menjadi Anggota DPD-RI dari Dapil Jateng optimis IPPK Jateng Paska Musprov dapat berjalan dengan baik, karena kepengurusannya didukung oleh figur – figur yang kenyang dan pengalaman dalam memimpin organisasi berskala besar.
Di antara figur-figur itu ada nama Gatot Bambang Hastowo (GBH) dan Nur Hadi Amiyanto (NHA), keduanya mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu terdapat Soekasdi, Teguh Winarno, Mira Wijaya, Sumantoro, Sukirno, Agus Purnomo, Tri Handoyo, Johny
Lorang, Joharnoto, Bambang Supriyono, Suprapto dan beberapa nama lainnya.
Sosok Sudharto dikenal sebagai figur yang survive, mengawali karier sebagai Guru Bahasa Jawa di SPG Negeri Semarang, beralih menjadi tenaga administratif setelah lolos mengikuti seleksi beasiswa ke USA, dengan jenjang terakhir sebagai Kepala Kanwil P&K Provinsi Jawa Tengah.
Sebelum menjadi anggota DPD-RI, Sudharto memimpin PD PGRI Jawa Tengah, melanjutkan kepemimpinan Drs Karseno. IPPK Jateng melalui Yayasan Pendidikan Purnama (Purna Usaha Tama) menyelenggarakan pendidikan di berbagai daerah, saat ini telah membangun 19 Sekolah SMP-SMA-SMK Purnama di Jawa Tengah. Selain itu, IPPK Jawa Tengah juga menghimpun Anggotanya di 35 Kab/Kota
se-Jateng untuk ber-Setia Kawan sebagai Peserta Dansos Kematian Anggota, dan dewasa ini telah mencapai 200.000 lebih anggota.
