TMJ Pastikan Tol Semarang–Solo Siap Layani Nataru

SEMARANG[NuansaJateng] – PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan operasional Ruas Tol Semarang–Solo menjelang Arus Mudik dan Balik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kesiapan tersebut ditinjau melalui kegiatan cek operasional yang melibatkan Direktorat Jenderal Bina Marga/JBH dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Minggu (14/12).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan jalan tol dapat berjalan optimal selama periode Nataru.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada empat aspek layanan utama, meliputi layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan preservasi, serta layanan rest area.

Seluruh aspek tersebut dipastikan memenuhi standar pelayanan minimal demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pada layanan transaksi, TMJ menyiapkan seluruh gardu tol, sistem pembayaran nontunai, serta petugas layanan agar arus kendaraan tetap lancar dan antrean dapat diminimalkan.

Optimalisasi sistem dan kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian utama.

Sementara itu, pada layanan lalu lintas, TMJ menyiagakan petugas lapangan dan pusat kendali lalu lintas serta memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama puncak arus mudik dan balik.

Untuk layanan preservasi, TMJ memastikan kondisi perkerasan jalan, jembatan, drainase, dan perlengkapan jalan berada dalam kondisi laik operasi.

Tim pemeliharaan beserta peralatan pendukung disiagakan selama 24 jam guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol.

Adapun pada layanan rest area, TMJ memastikan kebersihan, kenyamanan, kelengkapan fasilitas umum, serta pengaturan lalu lintas internal agar tetap tertib dan aman bagi para pemudik.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Prajudi mengatakan kesiapan layanan selama Nataru menjadi prioritas utama perusahaan.

“TMJ berkomitmen untuk memastikan seluruh layanan jalan tol siap menghadapi Arus Mudik dan Balik Nataru 2025/2026. Melalui sinergi dengan Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga/JBH serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), kami ingin menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjadikan momentum mudik Nataru sebagai ruang untuk menghadirkan kebaikan, menguatkan harapan, dan melayani pengguna jalan sepenuh hati,” ujar Prajudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *