Ratusan Ojol Gelar Doa Bersama 7 Hari Wafatnya Affan Kurniawan

SEMARANG[NuansaJateng] – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Semarang menggelar doa bersama mengenang almarhum Affan Kurniawan di kawasan Simpang Lima, Rabu (3/9).

Doa tersebut untuk mengenang 7 hari wafatnya Affan, pengemudi ojol di Jakarta yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob pada Jumat (29/8) lalu.

Penggerak Ojol Jawa Tengah, Thomas Aquino atau akrab disapa Cak Thomas mengatakan kegiatan ini bisa terselenggara berkat sinergi antara komunitas ojol Semarang dengan aparat TNI dan Polri.

“Acaranya sempat tertunda beberapa kali, namun kali ini bisa terlaksana. Kami mendoakan almarhum rekan kita semua agar tenang di sana,” ujarnya.

Menrutnya, doa bersama itu digelar sekaligus sebagai peringatan tujuh hari wafatnya Affan.

Selain itu, momentum ini juga dipakai untuk mengingatkan para pengemudi ojol agar tetap menjaga situasi kondusif di Kota Semarang maupun Jawa Tengah.

“Bahkan kami juga menyampaikan penekanan kepada teman-teman untuk jangan mudah terprovokasi. Setiap informasi yang diterima harap disaring dengan benar dan baik,” tuturnya.

Cak Thomas juga menghimbau agar para ojol tidak terpancing aksi anarkis di manapun.

Bahkan, dia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam bersikap, terutama di media sosial.

“Jarimu adalah harimaumu,” ujarnya.

Dalam prosesi doa bersama, sejumlah agenda digelar, mulai dari pembacaan puisi untuk Affan, tabur bunga di atas jaket aplikasi ojol, hingga deklarasi bersama.

Para ojol mendesak agar penanganan kasus meninggalnya Affan dilakukan secara transparan serta aparat hukum bisa bekerja profesional.

Acara kemudian ditutup dengan simbolis pemberian bunga mawar kepada TNI dan Polri sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka menjaga keamanan dan mencegah perpecahan di masyarakat. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *