Sido Muncul Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis Untuk 20 Penderita di Bogor
BOGOR[NuansaJateng] – KukuBima produk unggulan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk tetap berkomitmen dalam kepedulian dengan kembali menggelar Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk masyarakat di berbagai daerah.
Kali ini Sido Muncul bekerja sama dengan Yayasan TOP dan RS Permata Jonggol menggelar bhakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis bagi 20 pasien di wilayah Bogor dan sekitarnya yang berlangsung di RS Permata Jonggol, Bogor, Jumat (22/5).
Program sosial operasi bibir sumbing gratis itu menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan menyambut usia ke-75 tahun Sido Muncul pada November 2026 mendatang.
Total bantuan dalam program operasi bibir sumbing gratis tersebut mencapai Rp355.250.000 dengan rincian Rp200 juta dari Yayasan TOP dan Rp155,25 juta dari Sido Muncul.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk Dr (HC) Irwan Hidayat dan Perwakilan Yayasan Tangan Orang Peduli Maya Sari kepada Direktur RS Permata Jonggol dr Sri Handayani MARS, disaksikan Camat Jonggol Andri Rahman serta tenaga medis dan keluarga pasien.
Direktur Utama Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan TOP yang secara rutin melakukan aksi sosial dan aksi kemanusiaan untuk berbagai bidang.
“Saya senang karena meskipun yayasan ini beranggotakan orang-orang yang gemar berolah raga, namun mereka memiliki kepedulian untuk sesama. Jadi sambil berolah raga, mereka ngumpulin amal untuk disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujar Irwan.
Kolaborasi Sido Muncul dengan yayasan TOP ini, tutur Irwan, dijembatani oleh anggota Yayasan TOP Rheno Adrian Hidayat. Yayasan yang diketuai Nathalia Soetrisno, merupakan yayasan sosial yang lahir dari keyakinan bahwa olah raga dapat menjadi sarana untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Mereka yang merupakan komunitas pecinta olahraga raket, memiliki visi sederhana namun kuat yakni mengubah semangat olahraga menjadi gerakan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Irwan menilai masih banyak orang tua yang ingin mengoperasikan anaknya, namun terkendala biaya dan minim informasi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Kami berharap anak-anak yang menjalani operasi bisa tumbuh lebih percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutur Irwan.
Program operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit ini akan digelar hingga Oktober 2026 agar lebih banyak masyarakat dapat memperoleh bantuan kesehatan.
Irwan mengaku sangat memahami rasanya menjadi orang tua dengan anak penderita bibir sumbing, maka bantuan ini tujuannya adalah untuk meringankan beban para orang tua.
“Kami bisa merasakan bahwa anak-anak yang menderita bibir sumbing kesulitan untuk makan, berbicara dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Maka dari itu, hari ini kami kembali memberikan bantuan operasi sumbing bibir gratis bagi 20 penderita yang ada di wilayah Bogor,” ujar Irwan.
Progam sosial operasi bibir sumbing gratis Sido Muncul itu untuk kedua kali di gelar di Bogor, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Smile Train Indonesia, RSU Hermina Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar operasi bibir sumbing gratis untuk 50 penderita.
Irwan menuturkan, kegiatan sosial ini merupakan terobosan dalam berbisnis yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dia menyadari bantuan ini tidak begitu besar, namun diyakini bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan memberikan manfaat.
“Saya mengajak, marilah saling membantu. Gunakan bisnis ini untuk berkontribusi kepada masyarakat serta terus menyebarkan dan mengabarkan tentang kebaikan,” tutur Irwan.
Selain program sumbing bibir, Sido Muncul juga memiliki berbagai program sosial lainnya, di antaranya operasi katarak gratis, penanganan stunting, dan bantuan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Irwan berharap, melalui kegiatan ini, akan semakin banyak pihak dan pelaku usaha lainnya yang turut bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan.
Operasi bibir sumbing gratis di RS Permata Jonggol ini ditangani oleh tim medis ahli, di antaranya Dr Shirley dan Dr Renky. Irwan meyakinkan para orang tua pasien bahwa anak-anak mereka berada di tangan yang tepat karena tim dokter yang bertugas dikenal memiliki rekam jejak yang sangat baik dan ahli di bidangnya.
Sementara itu, Maya Sari, mewakili Ketua Yayasan TOP Nathalia Soetrisno menyampaikan keyakinannya bahwa bantuan yang diberikan dengan tulus tidak hanya akan mengubah keadaan seseorang tetapi juga bisa membawa harapan baru bagi masa depan.
Program operasi gratis sumbing bibir dan langit-langit ini diakuinya menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi Yayasan TOP dan Sido Muncul, yang lahir dari semangat bahwa olahraga dan kepedulian sosial bisa berjalan bersama.
Direktur RS Permata Jonggol dr Sri Handayani MARS mengatakan baksos ini akan berlangsung selama lima bulan, terhitung sejak Mei sampai dengan Oktober 2026. Harapannya dalam rentang waktu lima bulan ini, akan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi, dan akan lebih banyak lagi anak-anak mendapatkan penanganan operasi sumbing bibir dan langit-langit.
“Saat ini sudah 20-an anak mendaftar ikut kegiatan operasi sumbing bibir, 8 diantara siap dioperasi hari ini,” ujarnya.
Seorang pasien peserta baksos operasi sumbing bibir Adel, 12, menyampaikan harapannya setelah mengikuti operasi lanjutan ini, bentuk bibir atasnya menjadi lebih rapih dan simetris.
