Sido Muncul Bagikan Sisa Dividen Rp21 per Saham

SEMARANG[NuansaJateng] – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) yang digelar di pabrik Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (2/5) memutuskan membagikan sisa dividen dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp630 miliar.

Selain itu, hasil keputusan RUPST Perseroan juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024 melalui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,17 triliun.

Besaran dividen ditetapkan Rp39 per saham. Jumlah dividen tersebut 100% dari laba bersih perseroan di tahun lalu.

Di mana sebesar Rp18 per saham atau Rp540 miliar telah dibagikan ke pemegang saham sebagai dividen interim pada 20 November 2024.

Dirut Sido Muncul David Hidayat mengatakan perseroan akan membagikan dividen final tahun buku 2024 sebesar Rp21 per saham. Nilai tersebut menawarkan yield dividen 3,75% bila mengacu harga SIDO di level 560 per saham pada penutupan bursa, Jumat(2/5).

“Sisanya sebesar Rp21 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp630 miliar dibagikan dalam bentuk dividen tunai,” ujar David.

Investor berminat dengan dividen ini wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) SIDO pada penutupan bursa 14 Mei 2025, atau cum dividen pasar reguler dan negosiasi. Sedangkan cum dividen pasar tunai akan jatuh pada 16 Mei 2025.

Sido Muncul akan mengirim dividen final dengan total nilai Rp630 miliar ke Rekening Dana Nasabah(RDN) investor pada 26 Mei 2025.

Sebelumnya, Sido Muncul telah membayarkan dividen tengah tahun atau interim 2024 sebesar Rp540 miliar pada 25 Oktober 2024, sehingga total dividen tahun buku 2024 sebesar Rp1,17 triliun atau setara 100% laba bersih.

RUPST juga menyepakati mengangkat kembali direksi dan komisaris saat ini. Kemudian menunjuk Maria Reviani sebagai direktur.

Susuna pengurus Sido Muncul sebagai berikut :

Direktur Utama    : David Hidayat

Direktur                : Irwan Hidayat

Direktur                : Maria Reviani

Direktur               : Darmadji Sidik

Direktur               : Budiyanto

Komisaris Utama : Jonatha Sofjan Hidajat

Komisaris             :  Johan Hidayat

Komisaris             : Sigit Hartojo Hadi Santoso

Komisaris            : Venancia Sri Indrijati Wijono

Komisaris Independen    : Lindawati Gani

Komisaris Independen    : Mohammad Adib Khumaidi

David menuturkan, manajemen Sido Muncul sepanjang 2024 berhasil membukukan kinerja solid yang menggembirakan.

Kinerja positif itu, tutur David, didorong dari pertumbuhan volume, ekspansi pasar berkelanjutan dan inovasi produk, serta memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri herbal di Indonesia, di tengah tantangan ekonomi makro.

Menurutnya, sepanjang 2024, Sido Muncul mencatat kinerja solid berkat peningkatan volume penjualan, ekspansi pasar yang berkelanjutan, inovasi produk, serta penguatan posisinya sebagai pemimpin industri herbal di Indonesia, meskipun menghadapi tantangan ekonomi makro.

Perusahaan yang berbasis di Bergas, Kabupaten Semarang itu, mencatat penjualan bersih FY24 sebesar Rp3,92 triliun, meningkat 10% secara tahunan, ditopang oleh kinerja yang kuat di seluruh segmen herbal & suplemen (+6% yoy), makanan & minuman (+18% yoy), serta farmasi (+10% yoy).

Margin laba bruto meningkat menjadi 59%, mencerminkan efisiensi operasional, skala ekonomi, dan harga bahan baku segmen makanan & minuman yang lebih rendah. Laba operasi melonjak 24% menjadi Rp1,47 triliun, didorong oleh volume penjualan yang lebih tinggi dan manajemen biaya yang efektif.

“Laba bersih juga tumbuh 23% (yoy) menjadi Rp1,17 triliun, dengan margin laba bersih menjadi 30%, mencerminkan efisiensi biaya dan leverage operasional,” tutur David.

Adapun untuk Kuartal IV-2024 saja, Sido Muncul mencetak laba bersih Rp393 miliar, melonjak 131% dibandingkan pada kuartal III-2024 hanya sebesar Rp170 miliar.

Hal itu dipercaya mampu memperkuat ketahanan perusahaan dan mendukung ekspansi di masa depan.

Neraca Sido Muncul tetap semakin kuat, dengan posisi bebas utang dan saldo kas yang sehat sebesar Rp856 miliar, memperkuat ketahanan perusahaan dan mendukung ekspansi di masa depan.

“Penjualan internasional terus menunjukkan tren positif, berkontribusi 7% dari total pendapatan, dengan pertumbuhan 36% secara tahunan,” ujar David.

Ekspansi strategis ke Asia Tenggara dan Afrika semakin memperkuat penetrasi multi-channel, kehadiran merek yang lebih mendalam, dan peningkatan adopsi konsumen.

Kontribusi penjualan internasional Sido Muncul meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak FY20, menunjukkan strategi ekspansi global yang sukses dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *