Prof Dr KH Noor Achmad MA Kandidat Kuat Calon Ketua MUI Jateng
SEMARANG[NuansaJateng] – Kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah bersiap menghadapi babak baru, menyusul Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Jateng yang dijadwalkan akan digelar di Hotel Wahid Bandungan, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6).
Satu nama tokoh nasional mendadak mencuat sebagai calon tunggal dan diprediksi bakal melenggang lewat jalur aklamasi.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dijadwalkan hadir langsung untuk membuka gelaran akbar lima tahunan ini.
Musda XI kali ini mengusung tema krusial, yaitu ‘’Menjaga Moralitas Beragama, Bermasyarakat dan Bernegara’’.
Ketua Panitia Musda XI MUI Jateng, Drs KH Muhyiddin MAg, mengatakan agenda utama forum tertinggi ini adalah konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja periode 2021-2026, penyusunan program 2026-2031, serta pemilihan nakhoda baru.
Namun, yang paling mencuri perhatian publik tentu saja adalah dinamika bursa calon Ketua Umum MUI Jateng untuk menggantikan Dr KH Ahmad Darodji MSi.
Saat didesak wartawan mengenai siapa saja sosok yang akan bertarung, Kiai Muhyiddin mengisayatkan hingga saat ini baru ada satu nama yang mendominasi pembicaraan di kalangan ulama.
‘’Sampai hari ini hanya Prof Dr KH Noor Achmad MA yang banyak disebut sebagai bakal calon pengganti Dr KH Ahmad Darodji MSi. Entah nanti di forum Musda barangkali ada dinamika baru, kita belum tahu,’’ ujar Kiai Muhyiddin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum MUI Jateng dalam keterangannya, Senin (8/6).
Ketika ditanya mengenai potensi terjadinya aklamasi karena minimnya rival, Kiai Muhyiddin memberikan sinyal hijau sambil melempar tawa khasnya.
“Kemungkinan bisa begitu. Tetapi kita ikuti nanti bagaimana yang berkembang di Musda,’’ tuturnya.
Dukungan terhadap Prof Noor Achmad pun mulai mengalir deras dari daerah. Ketua MUI Kabupaten Pati, Prof Dr KH Abdul Karim, secara terang-terangan menyebut Ketua Baznas RI tersebut sebagai figur yang paling tepat untuk menakhodai MUI Jateng ke depan.
”Beliau banyak pengalaman menjadi Ketua MUI Pusat, Ketua Baznas RI, dan berbagai organisasi lainnya. Mari kita doakan semoga beliau selalu sehat, panjang umur, dan bersedia memimpin MUI Jawa Tengah,’’ ujar Prof Abdul Karim.
Selain agenda suksesi kepemimpinan, Musda XI ini juga akan menjadi wadah bagi para ulama se-Jawa Tengah untuk memperkuat peran ganda mereka: sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah).
‘’Harus diakui sampai saat ini masih terdapat berbagai persoalan umat, bangsa, dan dunia Islam yang sangat membutuhkan perhatian dan peran ulama,’’ ujar Kiai Muhyiddin.
Rangkaian acara juga akan diisi dengan Halaqah Ulama bertajuk ‘’Membangun Ekonomi Umat’’ yang menghadirkan trio narasumber kelas berat, yakni Prof Dr KH Noor Achmad MA, Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji, dan Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor.
Tak kalah menarik, dalam perhelatan selama dua hari tersebut, MUI Jateng juga akan meluncurkan dua literatur penting, yakni Buku ‘’Pitutur Kiai Darodji’’ serta ‘’Kumpulan Fatwa & Tausiyah MUI Jawa Tengah sejak 2005-2026’’.
Acara ini dipastikan bakal dihadiri oleh elite organisasi Islam, mulai dari Ketua Umum MUI Pusat, para Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Jateng, pimpinan Ormas Islam, rektor perguruan tinggi, hingga unsur pondok pesantren. (rs)
