Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Intensifkan Perawatan Sarana Perkeretaapian

SEMARANG[NuansaJateng] – PT KAI Daop 4 Semarang mengintensifkan pekerjaan perawatan sarana perkeretaapian, baik lokomotif maupun kereta penumpang.

Langkah itu dilakukan agar seluruh rangkaian kereta api dalam kondisi andal dan laik operasi untuk menyambut Angkutan Lebaran 2026.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan seluruh lokomotif dan kereta penumpang yang akan dioperasikan telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan sesuai standar teknis yang berlaku.

Menurutnya, rangkaian dalam kondisi prima sebelum diberangkatkan, baik dari sisi sistem pengereman, kelistrikan, pendingin ruangan, hingga fasilitas pelayanan pelanggan.

“Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 juga menyiagakan sarana cadangan serta tim teknisi yang bersiaga 24 jam,” ujarnya, Selasa (3/3).

Adapun pekerjaan sarana yang dilakukan meliputi:

Perawatan Lokomotif, terdiri dari pemeriksaan menyeluruh sistem mesin dan transmisi, pengecekan dan pengujian sistem pengereman, pemeriksaan sistem kelistrikan dan panel control, penggantian komponen aus seperti kampas rem, filter oli, dan filter udara dan uji fungsi klakson, lampu utama.

Perawatan kereta penumpang, terdiri dari pemeriksaan bogie dan roda dan pengereman, pengecekan pintu otomatis dan sistem interlock, perawatan toilet, tangki air bersih, pemeriksaan kursi, fasilitas interior dan pengujian genset pada kereta pembangkit.

Kesiapan Sarana Cadangan, menyiapkan lokomotif dan kereta cadangan (standby Depo), menempatkan sarana penolong di titik strategis, penyiagaan teknisi sarana 24 jam selama masa angkutan.

Di wilayah Daop 4 Semarang terdapat 3 Depo lokomotif, yaitu di Depo Lokomotif Semarang Poncol, Cepu dan Tegal serta 1 Depo kereta yang berada di Semarang Poncol.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan pelayanan, sebanyak 18 lokomotif dan 155 kereta penumpang yang berada di wilayah Daop 4 Semarang telah menjalani pemeriksaan kelaikan (rampcheck) oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Hasil pemeriksaan tersebut menyatakan seluruh sarana dalam kondisi laik operasi untuk melayani Angkutan Lebaran 2026. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *