Pemkot Semarang Dukung Kemudahan Penyaluran KUR Untuk UMKM
SEMARANG[NuansaJateng] – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mendukung penuh rencana pemerintah pusat yang akan memberi kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut baik rencana kebijakan KUR terbaru yang memungkinkan pinjaman Rp1 juta hingga Rp100 juta tanpa agunan.
Menurutnya, kebijakan itu berpotensi mendorong geliat pelaku usaha kecil di Kota Semarang.
Namun demikian, tutur Agustina, pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kemenko Perekonomian terkait mekanisme penyaluran.
“Kami menunggu SE dari Kemenkop UKM dan Kemenko dulu, untuk mekanisme penyaluran KUR,” ujarnya, Senin (1/12).
Agustina menilai skema KUR tanpa agunan akan menjadi angin segar bagi UMKM.
“Kalau benar pinjaman Rp1 juta–Rp100 juta bisa tanpa agunan, itu bagus sekali. Akan sangat membantu UMKM,” tuturnya.
Dia menambahkan, KUR tidak sekadar fasilitas pinjaman, tetapi bentuk dukungan pemerintah untuk menguatkan fondasi ekonomi kerakyatan.
“KUR bukan sekadar pinjaman. Ini adalah bantuan Pemerintah untuk para UMKM,” ujar Agustina.
Agustina juga berpesan agar pelaku UMKM menggunakan fasilitas pembiayaan ini secara bertanggung jawab dan memfokuskan pemanfaatannya pada modal produktif.
“Gunakan dengan penuh tanggung jawab. Jangan berhenti berinovasi dan tingkatkan kualitas produksi,” tuturnya.
Pemkot Semarang melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus membuka ruang pendampingan dan konsultasi untuk pelaku usaha.
“Jangan ragu meminta bantuan dan sharing dengan Pemerintah Kota Semarang. Kami menunggu cerita sukses para pelaku usaha, untuk kemajuan dan Kota Semarang yang semakin hebat,” ujarnya. (rs)
