OJK Jateng Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas
KENDAL[NuansaJateng] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dorong peningkatan literansi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi penyandang disablitas, agar dapat mengakses layanan sektor jasa keuangan, mewujudkan kemandirian finansial serta melindungi diri dari aktivitas keuangan ilegal yang merugikan.
OJK Provinsi Jawa Tengan berkolaborasi dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Kendal dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menggelar Edukasi Keuangan Penyandang Disabilitas se-Jateng bertema “Bebas Finansial, Disabilitas Berdaya” bertempat di Pendopo Kabupaten Kendal, Kamis (18/9).
Program ini sejalan dengan salah satu visi Asta Cita Pemerintah yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di antaranya bagi penyandang disabilitas.
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang dilaksanakan setiap Bulan Oktober.
Menurutnya, OJK, pemerintah daerah dan industri jasa keuangan (IJK) berkomitmen menghadirkan program literasi yang inklusif sehingg lapisan masyarakat, penyandang disabilitas pun bisa mengakses layanan keuangan formal mudah dan aman.
“Seluruh masyarakat, termasuk adik-adik penyandang disabilitas, berhak mendapatkan kesempatan sama dalam mengakses produk dan layanan jasa keuangan. Harapan kami, edukasi ini dapat menumbuhkan pemahaman sekaligus membangun kemandirian finansial yang sehat. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendorong ketahanan ekonomi di masa mendatang,” ujar Hidayat.
Kegiatan secara hybrid ini diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) dari seluruh Provinsi Jawa Tengah dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, Ketua SOIna Kendal Muhammad Iqbal Adila, Ketua Harian SOIna Kendal Nattaya Kenenza, Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pendamping, serta guru SLB.
Materi kegiatan meliputi pemaparan oleh psikolog serta edukasi keuangan oleh OJK dan Bank Jateng.
Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi menyambut baik terselenggaranya kegiatan itu, bahkan mengapresiasi OJK, SOIna, Bank Jateng, dan semua stakeholder yang menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Peningkatan literasi keuangan bagi disabilitas akan memampukan mereka merencanakan masa depan lebih baik, memaksimalkan potensi diri,” tutur Benny.
Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita menambahkan, komitmen Bank Jateng terus mendukung literasi, inklusi, dan layanan perbankan yang ramah bagi seluruh kalangan.
“Setiap langkah kecil memberikan akses keuangan kepada penyandang disabilitas adalah bagian dari upaya besar menuju masyarakat yang lebih inklusif dan sejahtera. Industri Jasa Keuangan terus berkomitmen mendukung program OJK melalui literasi, inklusi, dan layanan perbankan yang ramah bagi seluruh kalangan,” ujar Anna.
Sebagai dukungan nyata, Bank Jateng membuka 300 rekening tabungan beserta setoran awal bagi siswa-siswi di enam Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kendal.
Sementara itu, Ketua Harian SOIna Kendal Nattaya Kenenza menuturkan, literasi Keuangan menjadi langkah penting agar penyandang disabilitas mampu mengembangkan keterampilan sekaligus menciptakan peluang usaha untuk masa depan yang lebih baik. (rs)
