Agustina Minta Ormas di Semarang Fokus Gerakkan Program Waras Ekonomi

SEMARANG[NuansaJateng] – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga persatuan sekaligus menjadi mitra pembangunan daerah.

​Hal tersebut disampaikan Agustina saat membuka acara Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang di Ex Gajahmada Plaza, Minggu (19/7).

​Menurutnya, ormas bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang untuk menumbuhkan kepedulian, gotong-royong, dan partisipasi aktif warga.

​”Organisasi masyarakat adalah ruang tumbuh mengenai kepedulian, gotong-royong, partisipasi warga sekaligus jembatan yang menghubungkan antara aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan kota,” ujar Agustina.

Dia menambahkan, keharmonisan kota selama ini berhasil dirawat berkat kolaborasi erat antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan ormas.

Namun ke depan, Pemkot Semarang ingin peran ormas melangkah lebih jauh. Tidak hanya aktif di bidang sosial dan kebudayaan, tetapi juga harus mampu menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi.

​Salah satu fokus utamanya adalah keterlibatan ormas dalam menyukseskan program Waras Ekonomi, sebuah gerakan untuk mendongkrak kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Sebagai langkah nyata untuk memperkuat kapasitas organisasi, Pemerintah Kota Semarang resmi memperkenalkan Indeks Kinerja Organisasi Kemasyarakatan (IKOM).

​IKOM dirancang sebagai instrumen objektif yang berfungsi untuk:

​Mengukur dan memetakan efektivitas kegiatan ormas.

​Meningkatkan tata kelola organisasi secara berkelanjutan.

​Menjadi dasar acuan bagi Pemkot dalam memberikan pembinaan yang tepat sasaran.

​Dengan adanya IKOM, diharapkan seluruh pergerakan ormas di Kota Semarang menjadi lebih terarah dan memberikan dampak yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Acara Kick Off Kinerja Ormas 2026 ini berlangsung semarak dengan diikuti oleh berbagai ormas yang telah terdaftar resmi di Pemkot Semarang.

​Masyarakat yang hadir disuguhkan dengan pameran 25 stan ormas, pentas seni budaya, presentasi program kerja, hingga talkshow praktik baik (good practice) yang menjadi ruang berbagi inovasi antarlembaga.

Agustina berharap momentum pembinaan berkala ini mampu melahirkan ormas-ormas yang tangguh dan bervisi maju.

​”Semangat ini yang dibangun di Kota Semarang dan melalui pembinaan ormas, kita berharap semuanya menjadi satu kesatuan membawa Kota Semarang ini maju pesat. Gerak dari ormas juga terarah, berkelanjutan dan berorientasi kepada dampak,” tutirnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *