Nana Pastikan Stok Pangan Selama Pilkada Hingga Nataru di Jateng Aman
pangan di Jawa Tengah menghadapi masa Pilkada sampai Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman terkendali.
“Alhamdulillah sampai saat ini ketersediaan pangan menghadapi Pilkada sampai Natal dan Tahun Baru kita sudah siap. Tapi karena kita sebagai salah satu penumpu pangan nasional, maka kita berupaya untuk meningkatkan (produksi pangan),” ujar Nana usai menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah di Hotel Tentrem, Kamis, (26/9).
Oleh karenanya, dia meminta kepada seluruh kepala daerah dan instansi terkait di wilayahnya untuk tetap meningkatkan stok pangan selama beberapa bulan ke depan.
Nana menambahkan, Pilkada dan Nataru memang menjadi salah satu perhatian tim pengendalian inflasi daerah (TPID), mengingat pada momentum tersebut seringkali terjadi lonjakan permintaan kebutuhan bahan pangan.
Pemerintah Provinsi Jateng terus berupaya melakukan peningkatan stok pangan, mengingat masih ada potensi areal lahan pertanian yang bisa ditanami pada musim kemarau ini. Sebagaimana data dari Kementerian Pertanian melalui citra satelit, potensi lahan pertanian di Jawa Tengah mencapai 130.000 hektare.
“Makanya sekarang akan kita petakan lagi untuk sumber air dan juga masalah areal lahan yang bisa kita tanami,” tuturnya.
Nana menambahkan, harapan Kementerian Pertanian kepada Jawa Tengah untuk meningkatkan produktivitas padi sangat besar. Bahkan beberapa hari lalu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Yudi Sastro bertemu langsung dengan Nana Sudjana untuk membahas luas tambah tanam (LTT) padi di Jawa Tengah.
Dari pertemuan itu diketahui dari 130.000 hektare itu, Kementerian Pertanian menginginkan dapat tercapai sekitar 85.000 hektare LTT. Namun kesanggupan dari dinas pertanian kabupaten/kota hanya sekitar 65.000 hektare. Dari jumlah kesanggupan itu per September ini baru tercapai sekitar 44.000 hektare LTT.
“Kita masih ada waktu bulan Oktober. Lahan yang masih bisa untuk pertanian segera manfaatkan,” ujar Nana.
