Jelang Lebaran 2026, PGN Siagakan Satgas RAFI 2026 Pastikan Pasokan Gas Bumi Tetap Andal
JAKARTA[NuansaJateng] – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, memastikan kesiapan layanan gas bumi selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2026 dengan menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026.
Langkah ini dilakukan guna menjaga keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan di berbagai sektor di seluruh wilayah operasional PGN Group.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan pembentukan Satgas RAFI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan energi tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan selama momen Ramadhan dan Lebaran.
“Satgas RAFI merupakan langkah antisipatif PGN untuk memastikan penyaluran gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun LNG, tetap berjalan aman, andal, dan optimal bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Satgas RAFI memperkuat pengawasan jaringan dan infrastruktur gas melalui pemantauan secara real-time, patroli rutin, serta pengawasan tekanan jaringan menggunakan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).
Selain itu, operasional juga dipantau melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN yang mengawasi seluruh jaringan secara terintegrasi.
PGN juga menyiagakan tim penanganan gangguan selama 24 jam penuh untuk merespons setiap potensi kendala operasional dengan cepat dan terkoordinasi. Koordinasi lintas unit dan afiliasi di lingkungan Subholding Gas turut diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi gas bumi selama periode RAFI.
Selama Ramadhan hingga Idul Fitri, PGN tetap menyalurkan gas bumi kepada berbagai segmen pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelanggan kecil, hingga sektor komersial dan industri. Pasokan gas juga disalurkan untuk lebih dari sembilan pembangkit listrik guna memastikan ketersediaan listrik tetap terjaga selama masa libur keagamaan.
Penyaluran gas tersebut didukung oleh infrastruktur yang tersebar luas, meliputi lebih dari 33.400 kilometer jaringan pipa gas, 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), tiga Mobile Refueling Unit (MRU), serta tiga terminal LNG yang beroperasi di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.
Untuk sektor transportasi, PGN juga menyiapkan pasokan Bahan Bakar Gas (BBG) dengan kapasitas hingga 177.750 liter setara premium (LSP) atau sekitar 8,2 BBTUD guna mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
PGN turut mengimbau pelanggan, khususnya rumah tangga, agar memastikan keamanan instalasi gas sebelum meninggalkan rumah saat mudik.
“Langkah preventif ini penting dilakukan agar penggunaan gas bumi tetap aman selama rumah ditinggalkan. Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan terkait gas bumi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau mendatangi kantor area PGN terdekat,” tuturnya.
