Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat

Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat Kembali Borong 3,65 Juta Saham SIDO

JAKARTA[NuansaJateng] – Direktur Utama PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido) David Hidayat kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan, dengan memborong 3,65 juta saham SIDO senilai transaksi mencapai Rp2,05 miliar.

Melansir keterbukaan informasi Selasa (11/2), David menambah 1,15 juta saham di harga transaksi Rp 555 per saham pada 7 Februari 2025. Kemudian pada 10 Februari, dia menambah lagi porsi kepemilikan sahamnya sebanyak 2,5 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 565 per saham, sehingga secara total, David menambah sebanyak 3,65 juta saham di SIDO.

“Tujuan transaksi, investasi. Status kepemilikan saham, langsung,” ujar Corporate Secretary PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk Tiur Simamora dalam keterangan resminya, Selasa (11/2).

Tercatat jumlah saham David di SIDO sebelum transaksi sebesar 5.595.700 saham. Nah, setelah transaksi, porsi kepemilikan sahamnya melonjak menjadi 9.245.700 lembar saham.

Pada perdagangan Selasa (11/2), saham SIDO ditutup pada level Rp 550 per saham atau menguat 0,9% dalam sehari. Secara tahun berjalan, pergerakan saham ini masih melemah 6,78%.

Diberitakan sebelumnya, David pernah tercatat menambah 1,74 juta saham di harga transaksi Rp 573 per saham pada 5 Februari 2025.

Kemudian pada 6 Februari, dia menambah lagi porsi kepemilikan sahamnya sebanyak 2,95 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 567 per saham. Kini total dia menambah jumlah sahamnya di SIDO sebanyak 4,69 juta saham.

Dengan transaksi tersebut, David kini mengempit 9,24 juta saham SIDO atau setara 0,03% persentase hak suara. Jumlah tersebut bertambah dari porsi sebelum transaksi yang mencapai 5,59 juta saham atau setara dengan 0,01% persentase hak suara.

Sido Muncul optimistis memandang prospek bisnis pada 2025. Manajemen Sido Muncul secara konservatif dengan target pertumbuhan low double-digit di tahun ini, baik untuk pendapatan maupun laba bersih.

Untuk memaksimalkan laju bisnis di sepanjang 2025, Manajemen Sido Muncul masih akan fokus pada penetrasi pasar domestik dengan memperluas distribusi.

Strategi ini dilakukan untuk menjangkau generasi Z dan milenial melalui pasar digital, yang merupakan peluang besar untuk produk-produk Siddo Muncul.

Sido Muncul juga terus melakukan ekspansi ke pasar eskpor. Saat ini, Sido Muncul telah memasarkan produknya ke negara-negara semenanjung Arab, Economic Community of West African States (ECOWAS) dan kawasan Indochina.

Untuk tahun ini Sido Muncul menargetkan kontribusi ekspor dapat meningkat menjadi 9%-10% dari total penjualan pada 2025.

Sido Muncul mencetak laba bersih Rp778,11 miliar hingga kuartal III/2024. Capaian ini meningkat 33% dari periode sama tahun lalu yakni Rp586,57 miliar.

Produsen jamu terbesar di Indonesia ini membukukan penjualan bersih Rp2,62 triliun atau tumbuh 11,42% dibandingkan realisasi kuartal III/2023 yang meraih Rp2,36 triliun.

David kini juga memiliki peran strategis di berbagai perusahaan. Dia menjabat sebagai Komisaris PT Muncul Mekar dan Direktur PT Muncul Putra Offet, PT Muncul Armada Rara dan PT Semarang Herbal Indo Plant.

Pada sektor pertanian dan farmasi, David merupakan Direktur Utama PT Sido Muncul Pupuk Nusantara dan PT Berlico Mulia Farma. Sementara di sektor perhotelan dia sebagai Direktur PT Chanti Hotel Aura Nusantara dan PT Hotel Candi Baru.

Dalam upaya meningkatkan kompetensinya, David mengikuti berbagai progam pengembangan professional, tersuk pemaparan mengenai Environmental Social Governance (ESG) pada Juli 2023.

Keputusannya untuk berinvestasi di Sido menjadi sinyal kepercayaan terhadap prospek perusahaan di tengah dinamika industri jamu dana farmasi di Indonesia berkembang pesat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *