Sesuai Arahan Ahmad Luthfi, Bank Jateng Salurkan KUR Sebesar Rp122, 9 Miliar

KLATEN[NuansaJateng] – Sebanyak 737 pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di Jawa Tengah melakukan penandatanganan perjanjian kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Jateng. Nilai total kredit yang diberikan kepada ratusan pelaku usaha itu mencapai Rp122, 9 miliar.

Penandatanganan dilakukan serentak bersamaan dengan acara peresmian gedung baru Kantor Cabang Bank Jateng Klaten dan Kantor Cabang Pembantu Jatinom, Kamis (15/5).

Penyaluran KUR tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi kepada seluruh direksi Bank Jateng, baik di kantor pusat maupun kantor cabang. Tujuannya adalah untuk mengungkit geliat usaha mikro dan kecil di wilayahnya.

“Hari ini kita telah tanda tangan beberapa kredit KUR di seluruh Jawa Tengah secara serentak. Jumlahnya mencapai Rp122 miliar,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai acara peresmian gadung baru.

Luthfi mengatakan penyaluran KUR tersebut merupakan bentuk kehadiran Bank Jateng dalam memberikan modal usaha tambahan kepada pelaku UMKM. Tentu saja dengan kredit yang mudah, cepat, dan berbunga rendah.

“Dengan begitu maka perekonomian masyarakat di wilayah kabupaten/kota seluruh Jawa Tengah akan ter-cover oleh hadirnya Bank Jateng,” tuturnya didampingi Direktur Utama Bank Jateng Irianto Harko Saputro.

Terkait gedung baru Bank Jateng Kantor Cabang Klaten dan Kantor Cabang Pembantu Jatinom diharapkan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Luthfi berpesan agar bangunan baru itu juga diiringi dengan peningkatan kinerja dari karyawannya.

“Dibangunnya bangunan baru Bank Jateng ini akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk lebih paripurna. Pelayanan harus diperbarui. Percuma kalau gedung baru tapi pelayanannya ada public complain yang menggerus,” ujarnya.

Salah seorang penerima KUR, Hartanto mengaku sangat terbantu dengan kredit dari Bank Jateng. Cicilannya murah, bunga rendah, serta pelayanan yang cepat dan ramah.

“Saya pinjam KUR sebanyak Rp300 juta untuk tambahan modal usaha tahu. Sebulan cicilannya Rp6 juta. Hasil usaha tahu saya bisa menghasilkan Rp750 ribu per hari, dijual di daerah Klaten saja,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *