Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat

Sido Muncul Siapkan Strategi Jitu Untuk Pacu Kinerja 2025

SEMARANG[NuansaJateng] – Manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bakal semakin gencar melakukan perluasan ekspansi ekspor ke pasar baru dan inovasi produk baru untuk 2025.

Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat mengatakan Sido Muncul akan mengarap produk baru untuk pangsa pasar gen Z dan milenial. Selain gencar melakukan perluasan ekspor.

“Pada 2025, kami akan terus melakukan inovasi untuk mendevelop produk baru yang sesuai dengan tren masa kini khususnya untuk pangsa gen Z dan milenial,” ujar David, Jumat (29/11).

Selain itu, tutur David, perseroan akan terus menggalakkan ekspor dengan ekspansi ke pasar negara baru. Meski tidak disebutkan negara baru yang akan dituju pada tahun depan.

Namun, David optimistis perusahaan dapat mencetak tren kinerja positif di sisa akhir 2024 dan bakal berupaya terus untuk memperluas distribusi baik di pasar lokal maupun internasional.

“Untuk peningkatan laba perusahaan kami secara terus menerus melakukan efisiensi di semua lini. Kami masih optimistis kinerja tahun ini lebih bagus dari tahun lalu,” tutur David

Selain itu, David menambahkan, Sido Muncul membidik penjualan ke sejumlah wilayah mulai dari negara-negara di Asia, Indo China, Semenanjung Arab, dan Afrika. Bahkan target pasar di wilayah tersebut memiliki potensi yang cukup besar.

“Untuk Afrika produk kami baru dipasarkan di Nigeria. Kami sedang menggarap pasar di Ecowas,” ujar David.

Pada market Indochina, Sido Muncul akan memperluas distribusi ke Kamboja dan Vietnam. Sedangkan pengiriman perdana ke Vietnam telah dilakukan pada Semester II-2024.

Selain itu, tutur David, untuk tahun depan Sido Muncul akan terus memperkuat posisi produk dengan menjangkau pasar yang lebih luas.

Strategi yang diterapkan untuk mencapai hal tersebut, di antaranya ekspansi pasar digital. Ini dilakukan untuk menjangkau konsumen muda, kaum milenial dan generasi Z, selain pengembangan produk. Pada 2025 Sido Muncul akan meluncurkan 2-3 produk baru sesuai dengan kebutuhan konsumen dan hasil inovasi ilmiah.

Sebelumnya, David menuturakan, hingga kuartal IV/2024, Sido Muncul akan fokus pada peningkatan distribusi, pengembangan produk baru, dan kampanye pemasaran yang lebih agresif. “Untuk mencapai pertumbuhan laba, manajemen SIDO akan terus melakukan efisiensi,” ujarnya.

Dia mengatakan memasuki musim hujan, penjualan perusahaan diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Target pertumbuhan sampai dengan kuartal IV/2024, masih sama yaitu high single digit untuk penjualan, dan untuk laba di low to mid single digit dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan, Sido Muncul mencetak laba bersih Rp778,11 miliar hingga kuartal III/2024. Capaian ini meningkat 33% dari periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp586,87 miliar.

Selain itu, Sido Muncul juga membukukan penjualan bersih Rp2,62 triliun atau tumbuh 11,42% dibandingkan dengan realisasi per kuartal III/2023 yang meraih Rp2,36 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh kuatnya kinerja produk utama Sido Muncul, baik di pasar domestik maupun ekspor.

Penjualan ekspor Sido Muncul tumbuh 75% dibandingkan tahun lalu, sehingga berkontribusi 8% terhadap total penjualan. Sementara itu, penjualan Sido Muncul ditopang oleh segmen jamu herbal dan suplemen yang berkontribusi Rp1,54 triliun, naik 6,17% year on year (YoY).

Adapun segmen makanan dan minuman meraih Rp986,04 miliar dan farmasi sebesar Rp95,28 miliar. Selain itu, Sido Muncul mencatatkan beban pokok penjualan sebesar Rp1,13 triliun, naik 4,19% YoY. Realisasi ini membuat perusahaan mengantongi laba kotor senilai Rp1,48 triliun sepanjang Januari-September 2024, meningkat 17,32% dari tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *