Sido Muncul Beri Bantuan Rp350 Juta Untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

JAKARTA[NuansaJateng] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul memberikan bantuan senilai Rp350 juta untuk warga terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur (NTT).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Romo Fransiskus dari Keuskupan Larantuka via daring di Kantor Sido Muncul, Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).

Seperti diketahui, eruspsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timus telah memporak-porandakan sejumlah wilayah di Flores Timur. Bencana ini mengakibatkan banyak kerusakan dan menimbilkan korban jiwa.

Bahkan Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali mengalami eruspi kedua pada Kamis (7/11) pukul 06:32 WITA yang menyebabkan kerusakan semakin parah di berbagai lokasi.

Mengetahui kabar bencana erupsi gunung yang berdampak pada ribuan masyarakat di Flores Timur, Sido Muncul bergerak cepat mengirim bantuan senilai Rp350 juta untuk membantu penanganan korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Sido Muncul menggandeng Caritas Keuskupan Larantuka untuk menyalurkan bantuan kepada para pengungsi dan warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Untuk mengetahui kondisi terkini, Irwan melakukan panggilan video dengan perwakilan Caritas Keuskupan Larantuka, Romo Pey Hurint.

Dalam kesempatan itu, Romo Pey menceritakan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki telah memporak-poranda beberapa daerah di Kabupaten Flores Timur, termasuk Lembah Hoking, Desa Duli Pali, Desa Kelantan Lo, dan Desa Hoking Jaya.

“Dampak dari letusan ini sangat besar, dengan banyak rumah warga yang terbakar dan hancur akibat semburan lava dan material vulkanik,” ujarnya.

Setidaknya sepuluh orang telah kehilangan nyawa, sementara banyak warga lainnya terluka akibat serpihan batuan panas yang jatuh saat erupsi berlangsung pada hari Minggu (3/11). Bahkan sejumlah bangunan vital seperti sekolah juga rusak parah. Ada empat sekolah mengalami kerusakan yakni dua sekolah dasar (SD), satu SMP milik Susteran, dan satu SMA Seminari San Domingo Hoking.

Romo Pey mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan 3 titik lokasi pengungsian di Posko Desa Lewolaga, Posko Desa Bokang dan Posko Desa Konga. Selain itu, beberapa warga juga melakukan pengungsian mandiri.

“Sekitar 4.000-an orang yang mengungsi dan jumlahnya akan terus meningkat karena masih terjadi semburan (vulkanik). Semua orang diminta untuk mengungsi dan sekolah-sekolah diliburkan,” tutur Romo Pey Hurint.

Romo Pey menambahkan, masyarakat yang mengungsi membutuhkan bantuan untuk meringankan beban dan penderitaan di tengah musibah bencana erupsi yang mengerikan ini.

“Masyarakat Flores Timur berharap agar bantuan tetap terus mengalir, dan perhatian serta dukungan dari pihak luar, baik pemerintah pusat maupun masyarakat luas, dapat membantu pemulihan dan rekonstruksi wilayah yang terdampak,” tuturnya.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat

Sementara itu, Irwan menyampaikan rasa prihatin mendalam dan berharap bantuan yang diberikan bisa cepat disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Kami dari Sido Muncul ikut berpartisipasi dan kami berharap bantuan kami bisa disalurkan ke yang membutuhkan. Bantuan ini mohon untuk disalurkan sebagai rasa solidaritas kami bagi masyarakat di Flores Timur. Tuhan memberkati” ujar Irwan.

Sebagai bentuk rasa solidaritas, tutur Irwan, Sido Muncul ikut berpartisipasi menyalurkan sumbangan dalam bentuk uang tunai yang nantikan digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

“Kami berharap sumbangan ini bisa disalurkan kepada yang membutuhkan. Bantuan ini sebagai rasa solidaritas kami di pulau Jawa. Semoga bantuan yang terkumpul bisa membuat warga yang terdampak bisa menata masa depan yang lebih baik. Saya ikut mendoakan yang terbaik untuk mereka,” tutur Irwan.

Atas bantuan tersebut, Romo Pey Hurint mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irwan Hidayat dan Sido Muncul.

“Terima kasih Pak Irwan untuk kepedulian, cinta, perhatian kepada warga, masyarakat, dan ummat di Kabupaten Flores Timur Keuskupan Larantuka. Semoga Tuhan memberkati Pak Irwan beserta keluarga dan saudara yang peduli dengan kami di sini,” ujar Romo Pey.

Sebelumnya, Sido Muncul juga berada di garis terdepan untuk menyalurkan bantuan bagi para korban bencana yang terjadi di Indonesia, seperti erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta pada 2006 lalu dan bencana gempa di Padang, Sumatera Barat pada 2009 lalu.

Dengan bantuan yang diberikan, Sido Muncul berharap untuk sedikit meringankan beban para korban terdampak dan menjadi cahaya harapan bagi masyarakat untuk dapat bangkit kembali di tengah kesulitan pasca terjadinya erupsi Lewotobi Laki-Laki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *