Pemkot Semarang dan PPJI Bagikan 4.000 Makanan Bergizi

SEMARANG[NuansaJateng]– Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kota Semarang melakukan simulasi pemberian makan siang bergizi kepada siswa SD dan SMP.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan simulasi makan siang bergizi ini dilakukan di 24 sekolah yakni 20 SD dan 4 SMP di Kota Semarang yang akan  dilaksanakan selama empat hari. Sehingga total ada 4.279 nasi kotak yang dibagikan.

Menu makan siang bergizi yang diberikan seusai dengan buku menu yang telah dibuat oleh tim ahli gizi Dinas Kesehatan Kota Semarang yang telah ditakar nilai gizi sekaligus harga untuk satu porsinya.

“Hari ini ada 4 sekolah termasuk SD Negeri Gisikdrono 02, dan besok kita pusatkan di SMP N 21 dengan menu berbeda. Karena kalau anak SMP itu kan kebutuhan kalori lebih banyak dibanding anak SD,” ujar Ita panggilan akrab Wali Kota saat membagikan makan siang bergizi di SDN Gisikdrono 02, Senin (7/10).

Dengan adanya program makan siang bergizi, diharapkan nanti saat program pemerintahan baru dimulai, maka Kota Semarang sudah siap menerapkannya untuk anak-anak sekolah.

Apalagi saat simulasi ini, makanan yang dibagikan kepada anak-anak sudah dilakukan uji keamanan pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan. Makanan yang dibagikan dinyatakan steril dan aman.

“Harapannya makan siang bergizi di kota semarang bisa terjaga gizinya dan enak rasanya dan kekinian menunya. Pemkot semarang siap mensupport program ini,” tuturnya.

Ita menambahkan, untuk satu menu makanan anggaran yang digunakan maksimal Rp15.000 sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat.

Nantinya untuk kebutuhan bahan masakan, lanjutnya, Pemkot akan berupaya menggandeng kelompok tani; pembudidaya hingga peternak agar juga bisa memberdayakan mereka.

“Harapannya dengan program ini bisa melibatkan kelompok tani, peternak, pembudidaya agar menggerakkan semuanya dan perputaran ekonomi seluruh wilayah kota semarang bisa memberikan kesejahteraan bagi semua,” ujar Ita.

Ketua PPJI Kota Semarang, Yanti Sakoer menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah untuk menyiapkan pemenuhan program makan bergizi untuk anak-anak sekolah.

“Kami mengimplementasikan menu yang sudah disusun oleh Pemerintah kota semarang. Menu yang inovatif dan sesuai selera anak-anak,” tutur Yanti.

Menurutnya, dengan nominal Rp15.000 sekali makan, sudah cukup memenuhi nilai gizi yang diperlukan anak-anak.

Pasalnya, PPJI juga mengukur takaran-takaran setiap menu yakni 150 gram nasi, 70 gram protein hewani, juga ada sayur dan buah.

“Nilai harga saat ini relatif cukup.Menu hari ini misalnya nasi putih, lauk chicken katsu, ca brokoli tahu putih, pepaya dan air mineral itu harganya Rp 14.500,” ujarnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *