Bawaslu-DPRD Kota Semarang Kolaborasi Edukasi Warga Kemijen

SEMARANG[NuansaJateng] –  Bawaslu Kota Semarang menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran warga sebagai pemilih melalui kegiatan Diskusi Publik bertema “Peran Strategis Warga dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu” yang digelar di Balai Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelurahan Kemijen ini merupakan bagian dari penguatan partisipasi publik menuju Pemilu 2029.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan angggota PKK, Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat. Diskusi menghadirkan narasumber Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman dan Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Gumilang Febriyansyah Fraksi PKB.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Lurah Kemijen, Bambang Sumbodo yang menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan edukatif semacam ini. “Kami siap mendukung penuh kegiatan diskusi publik seperti ini agar masyarakat kami lebih paham tentang kepemiluan dan berani melaporkan jika melihat pelanggaran,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman, menyampaikan diskusi publik ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan kepemiluan kedepan. “Diskusi publik ini untuk menjawab tantangan Pemilu yang akan datang pada 2029. Selain itu, sosialisasi semacam ini penting untuk peningkatan kesadaran sebagai pemilih, karena demokrasi kita ini perlu ditumbuhkembangkan agar menjadi lebih baik,” tutur Arief.

Dia menambahkan, pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Masyarakat adalah elemen penting sebagai konstituen yang seringkali melihat praktek pelanggaran sehingga perlu ditingkatkan kesadaran akan pengetahuan kepemiluan agar kedepan tidak hanya memilih tapi cerdas dan kritis dapat menjadi bekal dalam menumbuhkan budaya demokrasi di Kota Semarang.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKB, Gumilang Febriyansyah dalam pemaparannya yang bertema Wawasan Kebangsaan menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI serta memperkuat literasi masyarakat terhadap informasi.

“Tugas kita semua sebagai rakyat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta penguatan peran media untuk cegah hoaks. Jangan sampai kita mudah tercerai berai oleh informasi yang belum jelas kebenarannya” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kesadaran politik dalam perhelatan Pemilu, memperkuat nilai kebangsaan, serta mendorong keberanian masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. Melalui kolaborasi semacam ini, Bawaslu Kota Semarang berkomitmen membangun demokrasi yang lebih baik di Kota Semarang. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *