Pertamina Luncurkan BBM Pertamax Green 95, Ramah Lingkungan

SEMARANG[NuansaJateng] – Pertamina resmi meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) baru ramah lingkungan Pertamax Green 95 untuk wilayah Jawa Tengah. Produk itu dijual dengan harga Rp12.800 per liter.

Peluncuran BBM Pertamax Green 95 dilakukan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Komisaris Utama PT Pertamina (persero) Mochammad Iriawan dan Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di SPBU Coco di Jalan Sisingamaraja Semarang, Kamis (5/6).

Peluncuran BBM Pertamax Green 95 merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng dengan Pertamina Patra Niaga untuk mendukung ekosistem kendaraan rendah emisi dan transisi menuju energi terbarukan.

Mars Ega Legowo Putra mengatakan produk BBM Pertamax Green 95 memiliki nilai RON 95, yang sudah sesuai dengan standar Euro 4.

“Produk Pertamax Green 95 dapat meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak negatif kesehatan yang disebabkan polusi kendaraan,” ujarnya.

Di Jateng, lanjutnya, saat ini baru ada tiga SPBU dengan produk Pertamax Green 95, serta akan ditambahkan lagi karena potensi pasarnya sangat besar.

“Potensi Jawa Tengah sangat besar, karena setiap Idulfitri lalu lintasnya cukup besar. Setiap transformasi layanan masyarakat, salah satu tolok ukurnya adalah Jawa Tengah,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menuturkan, pihaknya mendukung peluncuran BBM Pertamax Green 95 yang ramah lingkungan.

Pasalnya indeks kualitas lingkungan hidup Jawa Tengah saat ini masih kategori sedang, yakni berkisar antara 60-70, sehingga akan terus ditingkatkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Di Jawa Tengah baru ada tiga SPBU yang menyediakan Pertamax Green 95, saya minta agar ditambah lagi jumlah SPBU yang menjual produk bahan bakar ramah lingkungan ini,” ujar Luthfi.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan alat pengumpulan minyak jelantah dan botol plastik bekas. Masyarakat dapat menukarkan minyak jelantah dan mendapatkan kompensasi Rp6.000 per liter.

Masyarakat juga dapat menukarkan botol plastik di mesin itu dan mendapatkan reward berupa e-wallet atau e-voucher.

VP Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menambahkan, Pertamax Green 95 adalah langkah menuju masa depan energi yang lebih bersih tanpa mengorbankan performa kendaraan.

“Harga BBM Pertamax Green 95 adalah Rp12.800 per liter, sepadan dengan manfaat jangka panjang,” tuturnya.

Menurutnya Pertamax Green 95 adalah varian bahan bakar dengan kadar oktan 95 yang dihasilkan dari campuran Pertamax RON 92 dan 5% bioetanol (E5), yang lebih ramah lingkungan.

“Bioetanol yang digunakan dalam Pertamax Green 95 berasal dari produksi dalam negeri dan dikirim dari Surabaya,” ujarnya.

Heppy mengatakan produk Pertamax Green 95 ini pertama kali diperkenalkan di kawasan Jabodetabek pada September 2023. Hingga akhir 2024, distribusinya telah menjangkau 119 SPBU yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Pada 2025 ini diperluas ke lima SPBU di Jawa Tengah dan tiga SPBU di Daerah Istimewa Yogyakarta,” tutur Heppy. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *