Pengprov IWbA Jateng Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
SEMARANG[NuansaJateng] – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Indonesia Woodball Asosiasi (IWbA), Aang Sunadji resmi melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) IWbA Jawa Tengah untuk masa bakti 2024-2029 di Hotel Wimarion, Semarang, Sabtu (9/11).
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh jajaran PB IWbA, perwakilan KONI, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), serta Dinas Pendidikan.
Pelantikan ini juga disertai dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang bertujuan untuk membahas program kerja dan strategi pembinaan atlet woodball.
Ketua Pengprov IWbA Jateng, Ardhana Arifianto, mengatakan pentingnya dukungan dari pengurus kabupaten/kota untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Dia berharap Rakerprov ini akan menghasilkan langkah nyata dalam pengembangan atlet daerah yang berkesinambungan.
“Cabang olahraga Woodball Jateng telah diperhitungkan di tingkat nasional setelah sukses di PON dan berhasil meraih medali emas di kejuaraan internasional. Rakerprov ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus membina atlet daerah agar dapat mengharumkan nama Jateng,” ujarnya.
Ketua PB IWbA, Aang Sunadji menyampaikan apresiasinya terhadap atlet woodball Jawa Tengah.
Menurutnya, pentingnya pembinaan berkelanjutan untuk memastikan bahwa potensi atlet tetap terjaga dan berkembang.
“Atlet woodball Jateng bahkan berhasil membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di ajang internasional. Pembinaan daerah harus tetap dikuatkan dengan semangat ‘Salam Woodball Bukan Jago Kandang’,” tuturnya.
Sementara, Ketua KONI Jateng, Bona Ventura menyampaikan kebanggaannya atas prestasi woodball Jateng yang berhasil meraih 3 emas dan 4 perunggu di PON, serta 3 emas di kejuaraan internasional di Cina.
Dia juga berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan, dan mars serta himne woodball dapat semakin dikenal di seluruh Indonesia.
“Cabor Woodball tidak disangka mampu meraih prestasi gemilang di PON XXI 2024, bahkan menjadi juara umum. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat mempertahankan dan mengembangkan prestasi ini di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Bona mengingatkan mempertahankan prestasi di ajang besar seperti PON dan kejuaraan internasional bukan hal mudah, terutama dengan adanya ketertarikan provinsi lain terhadap atlet asal Jateng.
“Woodball kini berpotensi menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Jawa Tengah,” tuturnya.
KONI Jateng berharap cabang woodball dapat terus berkembang dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Target peningkatan jumlah pengurus cabang dari 17 menjadi 35 pengcab di seluruh wilayah menjadi salah satu fokus utama untuk mendukung kemajuan woodball di Jawa Tengah. (rs)
