Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati
SEMARANG[NuansaJateng] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mendirikan SMA Negeri di Kecamatan Tambakromo dan Jaken Kabupaten Pati, untuk pemerataan pendidikan di wilayah ini.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan rencana pendirian SMA Negeri di Kabupaten Pati diprioritaskan untuk Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken, bukan di Kecamatan Margoyoso.
Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso di Ruang Rapat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Senin (9/2).
Audiensi tersebut digelar untuk merespons keresahan masyarakat dan pengelola sekolah swasta terkait adanya sosialisasi rencana pendirian SMA Negeri di Kecamatan Margoyoso.
Dalam pertemuan itu, perwakilan paguyuban menyampaikan di Kecamatan Margoyoso saat ini telah memiliki lembaga pendidikan menengah yang cukup, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Di antaranya sembilan Madrasah Aliyah, lima SMK, dan satu SMA.
Taj Yasin menuturkan, sosialisasi yang sempat beredar bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurut Taj Yasin, berdasarkan data dan perencanaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, masih terdapat wilayah di Kabupaten Pati yang membutuhkan penguatan akses pendidikan menengah.
Wilayah tersebut berada di Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken yang masuk kategori blank spot pendidikan menengah atas.
“Kita tidak punya rencana (pembangunan SMA) di Margoyoso, tapi adanya di Tambakromo dan Jaken,” tutur Yasin.
Dia juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan aspek administrasi terkait rencana yang sempat beredar di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kusno mengatakan berdasarkan basis data yang dimiliki, Kabupaten Pati memiliki dua kecamatan yang masuk kategori blank spot pendidikan.
Menurutnya, Kecamatan Margoyoso tidak direkomendasikan untuk pendirian SMA Negeri baru. “Sesuai arahan Kepala Dinas dan juga hasil audiensi dengan Bapak Wakil Gubernur, pendirian SMA Negeri di Margoyoso tidak direkomendasikan,” ujarnya.
Terkait tindak lanjut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah akan mengecek apakah sudah ada surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati terkait usulan pendirian SMA Negeri Margoyoso.
“Kalau ada surat dari Kabupaten Pati, kami akan memberikan jawaban tertulis sesuai arahan Bapak Wakil Gubernur. Namun jika belum ada, fokus kami tetap pada Tambakromo dan Jaken,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Paguyuban Madrasah Aliyah Margoyoso, Birhad menuturkan, Kecamatan Margoyoso sudah memiliki banyak lembaga pendidikan menengah.
“Karena itu, kami berharap perhatian pemerintah diarahkan pada penguatan kualitas. Sekolah dan madrasah di Margoyoso siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya. (rs)
