Legislatif Konsisten Akan Jaga Amanah Rakyat
SEMARANG[NuansaJateng] – DPRD Kota Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga amanah rakyat dengan sebaik-baiknya terkait integritas dan tanggung jawab sesuai peranannya, setelah perhelatan Pilkada serentak 2024 usai.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengatakan pihaknya mengajak masyarakat Kota Semarang ikut menjaga amanah rakyat, tentunya dapat memahami perbedaan, karena perbedaan itu wajib, namun harus dikemas dengan bingkai yang baik dan kuat secara bersama-sama hingga diharapkan akan menjadi kekuatan yang luar biasa, dan mampu mewujudkan kondisi semakin kondusif.
Sebagai lembaga legislatif, lanjutnya, DPRD memiliki peran vital dalam menjalankan kedaulatan rakyat secara demokratis sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Menurutnya, DPRD akan selalu memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
Dia menambahkan, DPRD sebagai lembaga legislatif, akan tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat dan tetap memperhatikan seluruh dinamika yang berkembang serta menyerap aspirasi dari rakyat.
Setelah pesta demokrasi usai masyarakat sangat berharap kinerja para pemimpin yang terpilih ini kemudian bisa mewujudkan sesuai kampanye dan misi, visinya.
“Ada keseimbangan ekonomi dengan pembangunan. Begitu pula disisi keadilan dengan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat saat ini sudah cukup kritis dan cerdas. Jadi kita pastikan ada ruang publik untuk masyarakat menyalurkan aspirasinya,” ujar Pilus panggilan akrab Kadarlusman dalam diskusi Prime Topic DPRD Kota Semarang yang di gelar di Lobby Quest Hotel Semarang, Jum’at (13/12).
Dialog yang mengusung tema ‘Bersama Menjaga Amanah Rakyat ′ yang dipandu oleh moderator Dendi Ganda, selain menghadirkan nara sumber Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, juga Kepala Bappeda Kota Semarang Budi Prakosa dan Guru Besar Fisip Undip Semarang Hardi Warsono.
Pilus menuturkan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang tetap dilaksanakan, sesuai masa berakhirnya 2026. Pemimpin terpilih harus menselaraskan dengan misi dan visinya.
“Yang perlu diutamakan dan diprioritaskan hanya progamnya yang mementingkan untuk kebutuhan masyarakat, baik kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan penanggulangan bencana banjir di Kota Semarang,” tutur Pilus.
Senada Kepala Bappeda Kota Semarang Budi Prakosa mengatakan setelah pemimpin terpilih ditetapkan pihaknya akan menyiapkan draf RPJMD Kota Semarang, termasuk pelaksanaan Musyawar Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Kita sudah mencoba mengkaji dan mempelajari dari visi, misi atau program pemimpin Kota Semarang terpilih, untuk menyusun RPJMD yang merupakan turunan, dari misi, visinya sesuai arahannya,” ujar Budi.
Menurutnya, hasilnya akan diharmonisasikan dengan RPJMD yang sedang berjalan hingga penyusunan atau merencanakan RPJMD selanjutnya akan disesuaikan dengan misi, visi pemimpin yang baru.
Sementara itu, Guru Besar Fisip Undip Semarang Hardi Warsono menilai DPRD sudah berhasil menginisiasi progam positif di antara pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainya.
Bahkan legislatif, lanjutnya, juga telah mendengarkan asprasi masyarakat hingga menunjukkan komunikasi yang baik, meski sebagian besar masyarakat masih belum memahami fungsi peran DPRD sebagai legislasi, penyusunan anggaran dan pengawasan
Dia berharap legislatf yang terpilih ini bisa menghasilkan kebijakan yang berkualitas sesuai kebutuhan anggaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Harapannya bisa membuat inovasi kebijakan inovatif baik Perda atau sejenisnya. Tantangan yang ada di kota Semarang ini kan luar biasa, terutama dalam hal kebijakan pelayanan publik dan tranparansi laporan anggaran.
Selain itu, tutur Hardi Warsono, prioritasnya tentunya progam pelayanan publik, meski banyak inovasi yang dikembangkan baik digitalisasi, aplikasi dan lainnya, namun pelaksanaan operasional di lapangan masih lambat terutama hal perizinan.
Kondisi itu, menurutnya, DPRD perlu mencermati hingga seharusnya ada pendampingan yang diharapkan pelayanan publik dapat semakin baik, cepat dan lancar sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.
