Arus Balik Lebaran Mulai Landai Volume Kendaraan di Tol Trans Jawa Turun Signifikan

SEMARANG[NuansaJateng] – Arus kendaraan pemudik yang bergerak ke arah barat menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang pada Minggu sore terpantau mulai menurun. Kondisi lalu lintas di jalur utama arus balik tersebut terlihat lancar tanpa kepadatan berarti.

Gerbang tol yang menjadi penghubung antara Kota Semarang dan Kabupaten Kendal itu menunjukkan tren penurunan volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.

Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, Dimas Arief Wicaksono mengatakan jumlah kendaraan yang melintas menuju Semarang pada periode Rabu pukul 06.00–16.00 WIB tercatat sebanyak 20.031 kendaraan.

Angka tersebut menurun dibandingkan Sabtu (28/3) yang mencapai 28.976 kendaraan.

Sementara itu, berdasarkan data Pospam, arus kendaraan yang keluar dari Semarang pada Minggu pagi menunjukkan peningkatan bertahap.

Pada pukul 06.00 WIB tercatat 983 kendaraan, kemudian meningkat menjadi 1.361 kendaraan satu jam berikutnya, dan kembali naik menjadi 1.866 kendaraan pada jam selanjutnya.

Memasuki pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, volume kendaraan relatif stabil di atas 2.000 kendaraan per jam, namun tidak melebihi 2.500 kendaraan per jam. Kondisi ini menandakan arus balik mulai terkendali.

Di sisi lain, kebijakan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) juga telah dihentikan. Hal ini berdampak pada meningkatnya arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni dari Jakarta menuju Semarang.

Tercatat, kendaraan dari arah barat menuju Semarang pada pukul 06.00–07.00 WIB mencapai 527 unit, kemudian meningkat menjadi 690 kendaraan pada jam berikutnya.

Mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, volume kendaraan berkisar antara 700 hingga 800 kendaraan per jam, dan meningkat menjadi lebih dari 1.000 kendaraan per jam setelahnya.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan dari arah timur yang keluar melalui GT Kalikangkung selama 10 jam mencapai 8.226 kendaraan.

Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan Sabtu (28/3) yang tercatat sebanyak 6.687 kendaraan.

Penurunan arus kendaraan menuju Jakarta ini menjadi indikasi bahwa puncak arus balik Lebaran mulai terlewati, sementara pergerakan kendaraan dari arah barat ke timur menunjukkan tren peningkatan seiring normalisasi lalu lintas. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *