Perbaikan Geometri Jalur Rel Kaligawe Diperpanjang

SEMARANG[ NuansaJateng] – Pekerjaan perbaika  geometri jalan rel di perlintasan kereta api Kaligawe Raya, Kota Semarang yang sebelumnya dijadwalkan selesai pada Rabu, 5 November 2025, ternyata meleset.

Perbaikan pun diperpanjang mulai Kamis pukul 22.00 hingga Jumat, 7 November 2025 pukul 05.00. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil pekerjaan lebih maksimal dan kondisi jalur rel benar-benar stabil.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan perpanjangan waktu pekerjaan dilakukan setelah evaluasi lapangan menunjukkan perlunya penyempurnaan pada struktur jalan rel agar hasil perbaikan lebih optimal.

“Perpanjangan waktu ini kami lakukan demi menjaga kualitas hasil pekerjaan serta memastikan jalur rel benar-benar dalam kondisi stabil dan aman untuk dilalui kereta api,” ujar Franoto.

Selama proses pekerjaan berlangsung, akses Jalan Kaligawe akan kembali diberlakukan sistem buka-tutup sesuai kondisi di lapangan.

KAI Daop 4 juga meminta masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan yang mungkin terjadi akibat pelambatan arus lalu lintas.

Pekerjaan perbaikan geometri jalan rel dilakukan untuk menjaga kondisi prasarana agar tetap prima, terutama di area yang kerap terdampak luapan air atau rob.

“Perbaikan geometri rel ini penting dilakukan untuk memastikan jalur tetap stabil, aman, dan nyaman dilalui kereta api, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang,” tutur Franoto.

Selama jam penutupan, pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan pihak kewilayahan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar.

Franoto menambahkan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Namun, perbaikan ini sangat penting untuk mendukung kelancaran perjalanan kereta api dan keselamatan bersama,” ujar Franoto. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *