PLN Siagakan 1.700 Personel Hadapi Cuaca Ekstrem di Jateng dan DIY
SEMARANG[NuansaJateng] – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kelistrikan, khususnya saat terjadi hujan lebat, angin kencang, maupun banjir.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY Bramantyo Anggun Pambudi mengastakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
“Sesuai dengan peringatan dini dari BMKG, kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. PLN telah menyiagakan lebih dari 1.700 personel operasional beserta infrastruktur pendukung selama 24 jam untuk mengantisipasi dan menangani potensi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Bramantyo.
Dia menambahkan, cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik hingga kabel menjuntai. Selain itu, genangan air di area instalasi listrik pelanggan juga dapat meningkatkan risiko bahaya .
Sebagai langkah preventif, PLN membagikan tiga tips keselamatan kelistrikan bagi masyarakat:
1.Matikan aliran listrik saat air mulai memasuki rumah. Segera nonaktifkan listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) pada meteran atau kWh Meter untuk mencegah risiko tersengat listrik.
3. Cabut peralatan elektronik dari stop kontak. Lepaskan seluruh perangkat listrik dari sumber arus untuk menghindari korsleting. Jika genangan meningkat, pindahkan peralatan ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
3. Periksa instalasi sebelum digunakan kembali. Apabila peralatan atau instalasi sempat tergenang, pastikan seluruhnya telah kering sempurna dan aman sebelum dioperasikan kembali guna mencegah bahaya korsleting.
“Air merupakan konduktor kuat yang sangat berbahaya bagi sistem kelistrikan rumah tangga. Mari bersama meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat yang berpotensi menimbulkan banjir,” tutur Bramantyo.
PLN juga menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya kelistrikan atau gangguan jaringan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center 123. Laporan yang cepat dan akurat dari masyarakat akan membantu petugas dalam melakukan respons lebih dini, termasuk penghentian sementara pasokan listrik apabila diperlukan demi keselamatan bersama.
Dengan peningkatan kesiapsiagaan personel serta dukungan informasi dini dari BMKG, PLN berharap masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan aman, tenang, dan tetap terlindungi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diketahui kembali mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kondisi ini meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Peringatan tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat dinamika atmosfer yang masih aktif. (rs)
