Pemkot Semarang Perkuat Investasi India di Semarang
SEMARANG[NuansaJateng] – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di ruang rapat wali kota, Kamis (19/2).
Pertemuan ini memperkuat kerja sama investasi India–Indonesia di Kota Semarang sekaligus mendorong kolaborasi pendidikan, pariwisata, dan pertukaran budaya.
Agustina mengatakan hubungan Semarang dan India telah terjalin sejak berabad-abad lalu melalui jalur perdagangan maritim dan pertukaran budaya.
Dia mencontohkan jejak sejarah tersebut yang masih terasa hingga kini, seperti keberadaan Kampung Pekojan serta tradisi Bubur India di Masjid Jami’ Pekojan setiap Ramadhan.
“India bagi kami bukan hanya negara sahabat, tetapi juga bagian dari sejarah yang membentuk jiwa Kota Semarang. Hubungan ini adalah warisan yang harus kita lanjutkan dengan kolaborasi nyata,” ujar Agustina.
Di sektor ekonomi, Agustina mengapresiasi kontribusi investasi India melalui kehadiran PT Macleods Pharmaceutical Indonesia dan PT Bitratex Industries.
Kedua perusahaan itu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga Semarang.
Kerja sama pendidikan juga menguat. Pemerintah Kota Semarang mencatat program pengabdian masyarakat mahasiswa O.P. Jindal Global University di Desa Wisata Jatirejo bersama perguruan tinggi lokal.
Kedutaan Besar India juga memfasilitasi peresmian “India Corner” di Universitas Negeri Semarang sebagai ruang promosi budaya dan peluang studi di India.
Duta Besar India Untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengapresiasi sambutan Pemkot Semarang serta kontribusi komunitas India di kota ini dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
Dia menegaskan komitmen pemerintah India untuk memperluas program beasiswa dan pelatihan bagi masyarakat Indonesia, termasuk aparatur pemerintah daerah.
Menurutnya, hubungan kedua negara berada pada fase sangat baik setelah kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India dan rencana kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia tahun ini.
Agustina pun menyatakan kesiapan Pemkot Semarang menindaklanjuti peluang konkret, mulai dari pengiriman aparatur untuk pelatihan di India hingga kolaborasi industri kreatif dan perfilman, guna memperkuat posisi Semarang sebagai kota tujuan wisata sejarah dan budaya bagi masyarakat India. (rs)
