Kadisporapar Dorong Pertina Jateng Ciptakan Pelatih Dan Wasit Tinju P
SEMARANG[NuansaJateng] – Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Tengah mengadakan penataran Pelatih dan Refreshing Wasit/Hakim Tinju, untuk meningkatkan kualitas mereka.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 35 pelatih dan 15 wasit/hakim tinju se-Jawa Tengah dibuka Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Jateng Muhamad Masrofi di Hotel Noormans, Kota Semarang, Kamis (7/8).
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dan Ketua Umum Pertina Jateng Kairul Anwar bersama jajaran pengurus harian.
Kadisporapar Jateng Muhamad Masrofi saat membuka kegiatan berharap Pertina Jateng dapat melahirkan pelatih tuinju bersertifikasi sehingga bias mencetak petinju berkualitas di setiap daerah.
“Para pelatih dididik, wasit/hakim di-refresh agar pengetahuannya berkembang, dan perilakunya professional, yakni jujur dan punya emotional quotient intelligence atau bisa mengontrol emosi dirinya,” ujarnya.
Masrofi menambahkan, Jateng pernah memiliki petinju profesional bagus yang berangkat dari tinju amatir, seperti Chris John.
“Ingin spirit mencetak bibit-bibit atlet berprestasi terus menyala pada diri pelatih tinju Jateng,” tuturnya.
Ketua Umum KONI Bona Ventura Sulistiana berharap Pertina bisa mengembalikan tradisi medali emas pada PON XXII 2028.
“Saya optimistis di tengah kesibukan ketua umumnya, Pertina Jateng tetap bisa menjadi organisasi yang solid untuk mencetak para petinju yang mampu bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pertina Jateng Kairul Anwar menambahkan, ada tiga hal yang menjadi perhatiannya yaitu atlet, pelatih, dan wasit/hakimnya sebagai sang pengadil.
“Penataran dan refreshing ini, bukanya pada proses meningkatan kualitas dan kuantitas pelatih dan wasit/hakim tapi bisa memberi pemahaman mendalam tentang peraturan pertandingan dan teknik penilaian,” ujar Kairul.
Menurutnya, pelatih dan wasit/hakim yang berkualitas sangat dibutuhkan mengingat sebentar lagi Jateng akan menghadapi Pra-Porprov Banjarnegara dan Porprov 2026.
Seiring perkembangan teknologi, pada ajang kualifikasi Porprov nanti, pihaknya akan mengontrol pertandingan dengan memasang empat kamera untuk membantu wasit/hakim mengambil keputusan akurat, seperti pada sepakbola yang menggunakan VAR.
“Kami bersama jajaran akan terus memperjuangkan agar Pertina tetap eksis di Tanah Air di tengah munculnya organisasi tinju yang baru. Semangat untuk membesarkan Pertina jangan sampai kendor,” tutur Kairul.
Dalam penataran pelatih dan refreshing Wasit/Hakim,, menghadirkan pemateri yang berkompeten seperti mantan Ketua Wasit/ Hakim PP Pertina Agung Syamsul Hadi yang memberikan materi Pengetahuan Organisasi dan Tata Laksana Pertandingan Tinju, Sudarsono (Arah kebijakan Pertina Jateng).
Soedjatmiko (Olympism dan Teori Metodologi Latihan), Danang Adhi Kusuma (Penilaian komputer pertandingan), Hunadi Handojo (Sejarah tinju dan Pertina), Parlindungan Manik (Falsafah Dasar Pelatih), Agus Triyono dan Muhar Sutan (Strenght Conditioning).
Para peserta juga mengikuti sesi praktik pada hari terakhir di Gedung Center Jatidiri Semarang pada Sabtu, 9 Agustus. (rs)
