Ita Dorong Pengembangan Durian Lokal Unggulan Semarang
SEMARANG[NuansaJateng] – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong pengembangan komoditas durian lokal unggulan di wilayahnya agar mampu bersaing di pasar nasional dan juga internasional.
Salah satu langkah pentingnya adalah dengan sertifikasi durian lokal guna meningkatkan kualitas dan daya saing.
“Kota Semarang memiliki banyak varietas durian dengan kualitas unggul, seperti durian Malika dan Kholil dari Mijen, yang bahkan sudah berusia lebih dari 250 tahun. Potensi ini sangat besar untuk dikembangkan,” ujar Ita panggilan akrab Wali Kota, Senin (11/11).
Ita mengharapkan pihaknya dapat bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mendukung riset dan inovasi, termasuk persilangan durian agar durian unggulan kota Semarang dapat berbuah sepanjang tahun.
“BRIN siap memberikan support untuk menyilangkan durian, sehingga durian Malika dan Kholil dapat terus dikembangkan dan tidak punah. Hal ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar yang luas,” tutur Ita.
Menurutya, baru dua jenis durian lokal unggulan Semarang yang telah bersertifikasi, yaitu Malika dan Kholil. Padahal sedikitnya terdapat 20 durian asli Kota Semarang.
Dia berharap sertifikasi dapat diperluas agar petani durian lokal bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah dan memperluas potensi ekspor.
“Dengan sertifikasi dan dukungan riset, durian Semarang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Dengan dukungan BRIN dan pengembangan potensi durian yang ada, pihaknya optimis durian Semarang bisa dikenal lebih luas dan mampu menembus pasar ekspor. (rs)
