Luthf Lepas 1.200 Siswa Magang Ke Jepang
SEMARANG[NuansaJateng] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melepas sebanyak 1.200 siswa yang akan mengikuti program pemagangan ke Jepang.
Selama ini, para siswa itu dibina oleh Asosisasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) III Jateng-DIY.
Pelapasan siswa itu dilakukan di MG Setos, Semarang, Jumat (9/5).
Luthfi mengatakan para pelajar yang akan berangkat magang di Jepang itu seperti kerja pada umumnya. Sebab, mereka akan diberikan honor.
Program pemagangan ke Jepang, tutur Luthfi, merupakan hal yang bagus. Apalagi, Jepang sudah mempunyai hubungan yang baik dengan Jawa Tengah. Menurutnya, para peserta magang itu juga punya peran mengenalkan Jateng.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menginginkan pembelajaran Bahasa Jepang disisipkan jadi salah satu mata pelajaran (mapel) pilihan pada tingkat SMA/SMK kelas XI.
“Perlu dilatih sama-sama biar mampu untuk mengikuti kebutuhan-kebutuhan yang di Jepang,” ujar Luthfi.
Menurutnya, tambahan mata pelajaran tersebut untuk memberikan pengetahuan dan memantapkan program magang ke Negeri Sakura tersebut.
Sebagai informasi, Program magang ke Jepang, cukup diminati banyak siswa. Sejak 2018, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RIÂ dan International Manpower Development Organization Japan menyelenggarakan program Pemagangan ke Jepang.
Program magang ke Jepang bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill para peserta, termasuk etos kerja, kedisiplinan, tanggungjawab dan jiwa kewirausahaan.
