Ribuan Warga Tionghoa Ikuti Kirab Cheng Ho
SEMARANG[NuansaJateng] – Ribuan warga Tionghoa ramai-rami mengikuti kirab atau arak-arakan memperingati pendaratan Laksamana Cheng Ho, di Semarang, Minggu (27/7) pagi.
Mereka berangkat jam 05.00 WIB dari Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok 62, Pecinan hingga memadati kawasan Pecinan untuk menuju Kelenteng Sam Poo Kong Gedung Batu di Jalan Simongan.
Kirab yang diadakan Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok diikuti rombongan dari 15 kelenteng dari dalam dan luar kota Semarang, termasuk dari Jakarta dan Surabaya.
Kirab membentuk barisan sepanjang lebih dari 500 meter, merupakan kirab agung memperingati pendaratan Laksamana Cheng Ho, seorang duta dagang dari Tiongkok yang konon pernah singgah ke Pantai Simongan Semarang pada 620 tahun lalu.
Rombongan kirab membawa 15 kio (tandu) berisi kimsin (rupang) Sampo Tay Djien yang merupakan nama kebesaran Cheng Ho.
Salah satu yang menarik perhatian, keberadaan seekor kuda yang disimbolkan sebagai tunggangan Laksamana Cheng Ho, serta njenengan koen (pengawal kuda) dengan kostum dan karakter wajah di-make up dengan karakter tokoh pahlawan klasik Tiongkok.
Kirab menjadi lebih semarak dengan barisan naga dan barongsai serta tetabuhan tambur dan gembreng.
Keluar dari Pecinan, memasuki Jalan Pemuda, ribuan warga menyaksikan dari pinggir jalan.
Di bundaran Tugu Muda, warga yang sedang berolahraga maupun yang melintas menyempatkan menyaksikan event ritual budaya dan pariwisata tersebut. (rs)
