Libur Sekolah, Program Diskon Dongkrak Penjualan Tiket KA Ekonomi Komersial
SEMARANG[NuansaJateng] – PT KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 4 Semarang pada masa libur sekolah 2026.
Program diskon tarif tiket 30% untuk kereta ekonomi komersial menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan minat perjalanan masyarakat pada periode tersebut. Hingga 22 Juni 2026, KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 89.773 tiket terjual dari total kapasitas 458.537 tempat duduk yang tersedia pada periode pengamatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Dari jumlah tersebut, tingkat okupansi penjualan mencapai 19,58%. Rata-rata kapasitas harian yang tersedia mencapai 28.754 kursi per hari.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan program diskon tarif 30% memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat masyarakat menggunakan kereta api, khususnya untuk perjalanan yang berangkat dari wilayah Daop 4 Semarang selama masa libur sekolah.
“Program diskon 30% untuk kereta ekonomi komersial mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. Hingga 22 Juni 2026, sebanyak 89.773 tiket telah terjual dari total 458.537 kursi yang tersedia pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 untuk perjalanan yang berangkat dari wilayah Daop 4 Semarang,” ujarnya di Semarang, Senin (22/6).
Luqman Arif menambahkan program diskon 30% ini memperkuat keterjangkauan layanan transportasi publik sekaligus menyediakan alternatif perjalanan yang lebih ekonomis bagi masyarakat selama periode libur sekolah.
“Program diskon berlaku untuk keberangkatan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dan dapat diakses melalui kanal penjualan resmi KAI, yaitu aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, serta mitra penjualan resmi lainnya,” tuturnya.
KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal selama masa libur sekolah. Kesiapan sarana, prasarana, serta layanan di stasiun dan selama perjalanan menjadi fokus utama untuk menjaga kelancaran arus penumpang.
KAI juga mengoptimalkan pengelolaan kapasitas tempat duduk untuk menjaga stabilitas layanan pada periode dengan mobilitas tinggi. Selain itu, pelanggan dihimbau melakukan pemesanan tiket lebih awal, menggunakan kanal digital resmi, serta hadir tepat waktu di stasiun untuk mendukung kelancaran perjalanan. (rs)
