PWNU Jateng: Guru NU Harus Manfaatkan Fasilitas Program Beasiswa Bahasa Inggris
SEMARANG[NuansaJateng]Â – Para guru yang mengajar mata pelajaran bahasa Inggris di madrasah/sekolah Ma’arif dan pondok pesantren NU di Jawa Tengah harus memanfaatkan program beasiswa bahasa Inggris yang dikemas dalam Program of English Capacity Building for Educator.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) mengatakan program yang siapkan PWNU Jateng bersama Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh lembaga pendidikan madrasah/sekolah Ma’arif dan pesantren NU.
“Kami berharap para pimpinan sekolah, madrasah dan pesantren NU di Jateng mendukung program ini dengan mengirimkan guru-guru mata pelajaran bahasa Inggris untuk mengikuti program ini,” ujar Gus Rozin usai meluncurkan program bea siswa bahasa Inggris untuk para guru madrasah/sekolah Ma’arif dan pesantren NU di kampus SMA Nasima Semarang, Jl Yos Sudarso 17 Tawangsari Semarang Barat, Semarang, Rabu (23/10).
Menurutnya, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para pendidik NU berstandar internasional, meningkatkan ketrampilan public speaking, memperteguh ideologi NU, menguatkan integritas dan profesionalisme pendidik.
Selain itu, lanjutnya, mengembangkan kepribadian dan kompetensi pendidik berbasis agama dan nasionalisme. Jika para pendidik menguasai bahasa Inggris secara baik maka akan membantu siswa dan santri dalam menguasai bahasa Inggris sebagai salah satu dasar untuk membuka pintu peradaban dan kemajuan dunia.
Dia menambahkan, selain bahasa Inggris tentu bahasa Arab dan bahasa Mandarin juga berperan dalam upaya membekali santri agar dapat membuka peradaban dunia.
Gus Rozin yang juga Rektor Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA) Pati mengapresiasi YPI Nasima yang memberikan kesempatan kepada kader NU dalam upaya meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa Inggris sebagai bekal untuk bisa lebih berkembang dalam menghadapi tantangan zaman
“Terima kasih kepada jajaran pengurus Nasima atas kesempatannya, semoga memberikan berkah bagi segenap keluarga besar Nasima,” tuturnya.
Ketua YPI Nasima dr Indarti Suhadisiwi menuturkan, program beasiswa bahasa Inggris bagi guru-guru NU ini berdurasi 6 pekan atau satu setengah bulan, mulai 16 November sampai dengan 29 Desember 2024. Pesertanya dibatasi 40 orang.
“Tempat pelatihan di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur. Setiap peserta mendapatkan fasilitas dan uang saku selama mengikuti program beasiswa,” ujarnya.
Adapun ketentuan penerima beasiswa sebagai adalah :
Syarat Umum :
- Mengikuti seluruh rangkaian seleksi (administrasi, akademik, & wawancara)
- Memiliki TOEFL dengan minimal skor 450
- Melampirkan surat kesanggupan
Syarat Khusus :
Kategori Madrasah/Sekolah
- Guru bahasa inggris di satuan pendidikan LP Ma’arif NU jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK Jawa Tengah
- Memiliki sertifikat pendidik (diutamakan)
- Memiliki rekomendasi dari Madrasah/Sekolah
- Memiliki rekomendasi dari LP Ma’arifbPCNU
Kategori Pondok Pesantren :
- Ustadz/ustadzah/Santri senior pondok pesantren anggota Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah, Memiliki rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren tempatnya mengajar
- Memiliki rekomendasi dari RMI PCNU.
Pendaftaran peserta & seleksiadministrasi : 23-31 Oktober 2024
Pengumuman lolos seleksi administrasiv1 November
Seleksi akademik & wawancara di Sekolah Nasima, Semarang 4 November
Technical Meeting 6 November
Pemberangkatan 15 November
