Peparnas 2024 Cetak Sejarah Dengan 144 Rekor Nasional dan 1 Rekor Asean
SURAKARTA[NuansaJateng] – Ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo berthasil mencetak sejarah dengan terciptanya sebanyak 144 rekor nasional dan satu rekor Asean.
Ketua Pengurus Besar (PB) Peparnas DB Susanto mengatakan keberhasilan menciptakan 144 rekor nasional baru dan 1 rekor Asean menjadi bukti perkembangan atlet disabilitas Indonesia semakin pesat dan mampu berkompetisi di tingkat regional dan internasional.
“Terciptanya 144 rekor nasional dan satu rekor Aasean ini bukanlah hal yang mudah dicapai. Setiap atlet telah menunjukkan perjuangan luar biasa, dan mereka layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya pada penutupan ajang olahraga terbesar atlet-atlet disabilitas di Indonesia, di Standion Manahan Solo, Minggu (13/10).
Penutupan Peparnas 2024 yang berlangsung sejak 6 Oktober di Solo Raya dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, serta dihadiri Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana.
Menurut Susanto, ajang Peparnas 2024 di Solo menjadi saksi kebangkitan olahraga nasional Indonesia, dengan semangat keberagaman dan kesetaraan. Para atlet difabel dari seluruh penjuru Indonesia telah berjuang sekuat tenaga untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk mencapai prestasi.
Pepernas membuktikan kerja keras dan konsistensi dapat mengatasi segala kesulitan dan menghasilkan berbagai prestasi yang membanggakan bangsa.
“Keberagaman dan kesetaraan adalah modal utama kita dalam meraih prestasi. Melalui ajang Peparnas 2024, kita telah memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersatu dalam semangat sportivitas dan persatuan,” tuturnya.
Jumlah medali yang diperebutkan pada Peparnas 2024 mencapai 567 medali, terdiri dari berbagai cabang olahraga difabel, seperti para atletik, para bulutangkis, boccia, para renang, dan masih banyak lagi.
Keluar sebagai juara umum Peparnas 2024 adalah tuan rumah Jawa (Jateng) dengan meraih dari 161 emas, 121 perak, dan 124 perunggu.
Peringkat kedua ditempati Jawa Barat (Jabar) sebanyak 120 medali emas, 116 perak, dan 118 medali perunggu, ketiga ditempati DKI Jakarta dengan 39 emas, 29 perak, dan 36 medali perunggu.
Ajang ini telah diikuti oleh 4.625 atlet dan ofisial dari seluruh Indonesia, yang berkompetisi di beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti Kota Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, dan Karanganyar.
Sementara, Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah menyukseskan perhelatan Peparnas 2024.
Dito mengatakan Peparnas tak sekadar kompetisi olahraga, tapi pertunjukan mentalitas bangsa. Para atlet yang bertanding adalah teladan baik bagi mentalitas bangsa.
“Mereka berhasil membuktikan tekad kuat mampu mengubah keterbatasan menjadi kebebasan. Kebebasan atas rasa takut, rasa rendah diri dan rasa dari disalahpahami,” ujarnya.
Menpora mengucapkan selamat kepada Jawa Tengah yang mampu meraih juara umum Peparnas 2024, serta kepada para atlet yang meraih medali dan memecahkan rekor nasional dan Asean.
